Si Kabayan dalam karakternya mewakili masyarakat Sunda yang rileks dan memandang segala sesuatu dengan cara yang "sineger tengah" (mengambil pertengahan).
Ondel-ondel sebagai ikon Jakarta masih gampang ditemui. Sayangnya, kini lebih sering dijumpai di jalanan, sebagai alat ngamen, berbeda fungsi dengan zaman dulu.