Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, prihatin atas kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Ia mendesak investigasi menyeluruh dan perhatian pada pemulihan korban.
Basarnas menyatakan sudah menyelesaikan evakuasi kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Insiden itu menewaskan 14 orang.
Kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 mengakibatkan 14 korban jiwa dan 84 luka-luka. Investigasi dan evakuasi sedang berlangsung.
RS Polri telah menerima 10 kantong jenazah korban meninggal kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Proses identifikasi para korban masih dilakukan.
Warga Jakpus, Halimah (41), mengatakan ibunya, Nuryati (62), sempat terjebak di dalam gerbong KRL yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.