Iran mendapatkan pendanaan swasta US$ 300 miliar untuk investasi pasca-perdamaian dengan AS. Penandatanganan resmi dijadwalkan di Swiss pada 19 Juni 2026.
Iran dan AS melanjutkan pembicaraan perdamaian di Swiss, dengan Qatar dan Pakistan sebagai mediator. Harapan untuk perjanjian komprehensif semakin dekat.
AS dan Qatar membuka pos pertahanan udara bilateral di Timur Tengah. Ini merupakan pos pertahanan bilateral yang pertama antara kedua negara di kawasan itu.
AS masih tak tertandingi dalam aspek kekuatan militer global. Namun, blokade Iran di Selat Hormuz memunculkan pertanyaan peran AS sebagai pelindung perdagangan.