Lapas Kuningan mengelola perkebunan melon oleh narapidana, memberikan pelatihan dan kemandirian. Program ini bertujuan untuk produktivitas-keahlian pascabebas.
Para napi terlibat proses pengolahan mulai dari memilah telur bebek, mencuci lalu mengamplas permukaan telur. Lalu ada juga napi yang membuat lumpur pengasin.
Lapas Kelas II B Sumedang luncurkan SIGAP, sistem deteksi dini untuk mencegah kerusuhan dan bencana. Inovasi ini tingkatkan respons dan koordinasi petugas.
Lapas kelas IIA Palopo menggelar Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Keminipas) pertama dirangkaikan cek kesehatan gratis hingga donor darah.