Badan Intelijen Pusat AS ( CIA ) mengumumkan perubahan sikap resmi terkait asal usul COVID-19. Mereka mengklaim COVID berasal dari kebocoran lab di China.
Sampai saat ini, asal virus penyebab pandemi Corona belum dapat ditentukan secara definitif. Namun dalam perkembangan terbaru, CIA mengubah pendiriannya.
Keputusan Meta untuk memberhentikan kerja sama dengan pemeriksa fakta independen mengancam akurasi konten di media sosial negara Asia termasuk Indonesia.