Tim DVI Polda Jatim menghadapi kendala identifikasi jenazah korban Ponpes Al-Khoziny, terutama karena banyak belum memiliki KTP. Sampel DNA dikirim ke Jakarta.
Proses pencarian korban ambruknya musala di Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo memasuki hari kelima. TNI-Polri dan Basarnas bekerja sama dalam evakuasi.
Delapan jenazah korban ambruknya Ponpes Al Khoziny dievakuasi ke RS Bahayangkara. Identifikasi memerlukan waktu hingga 3 hari, termasuk tes DNA jika perlu.
Gubernur Jatim Khofifah memantau identifikasi korban Ponpes Al Khoziny di RS Bhayangkara. Proses evakuasi & dukungan psikososial untuk keluarga terus dilakukan.