"Kami terus terang di koalisi menginginkan agar Pak Prabowo memimpin kita selama dua periode. Jadi (RK) jangan tergoda (Pilpres 2029)," kata Fahri Hamzah.
Persoalan utama dalam pembangunan perumahan bukan hanya keterbatasan pembangunan fisik, melainkan juga ketersediaan dan harga tanah yang semakin tak terjangkau.
Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah ungkap backlog perumahan Indonesia mencapai 15 juta unit. Menurutnya keluarga bertambah, tapi jumlah rumah tidak cukup bertambah.
Fahri Hamzah mengungkapkan adanya komitmen investasi senilai US$ 5 miliar atau sekitar Rp 81,5 triliun (kurs Rp 16.300) untuk pembangunan program 3 juta rumah.