Gembong narkoba Fredy Pratama dinyatakan menjadi DPO usai diketahui mengendalikan jaringannya dari Thailand. Kompolnas yakin Polri bisa menangkap Fredy.
AKP Andri Gustami menawarkan diri untuk masuk dalam jaringan narkoba Fredy Pratama. Andri terhubung dengan jaringan itu lewat handphone sitaan kurir narkoba.