Kuasa hukum keluarga mengungkap momen Sutrimo pulang dari Jakarta ke Banyumas, lalu ditelepon bosnya agar kembali ke Jakarta sebelum akhirnya ditemukan tewas.
Pihak keluarga mengungkap, komunikasi terakhir Sutrimo adalah saat dia mengirim foto ayam goreng, hingga duduk di seberang rumah utama eks Jampidsus Febrie.
Kuasa hukum keluarga Sutrimo menyebut sejumlah kejanggalan, mulai soal dokumen dari RS, kondisi jenazah, hingga ponsel-dompet yang tak kunjung dikembalikan.
Kasus kematian pria asal Banyumas yang ditemukan tewas di depan Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, itu telah ditingkatkan ke tahap penyidikan.