Banjir dan longsor di Sumatera Utara menyebabkan 62 orang meninggal. Total 222 korban, dengan ribuan pengungsi. Wilayah terdampak meliputi Tapteng dan Medan.
BPBD Kota Malang mencatat 298 titik terdampak banjir hingga Desember 2025, meningkat drastis dari tahun sebelumnya. Curah hujan tinggi jadi penyebab utama.
Selain cuaca ekstrim, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut kerusakan lingkungan jadi salah satu faktor yang memperparah banjir bandang dan longsor.
Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal, mengungkapkan dampak banjir di Sumut dan Aceh terhadap produksi beras 2026. Perbaikan lahan diharapkan oleh pemerintah.
Kemensos gelar Run For Solidarity di Borobudur untuk bantu korban bencana di Sumatera. Acara ini mengumpulkan donasi dan memperkuat solidaritas masyarakat.