Empat santri korban ambruknya Ponpes Al Khoziny dirawat di RSUD Sidoarjo. Kondisi mereka stabil, dua santri akan pulang, sementara 1 menjalani perawatan luka.
Tim SAR membuat galian sempit di bawah beton untuk mengevakuasi santri yang terjebak reruntuhan di Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo. Petugas merayap hingga tiga jam.
Basarnas melaporkan delapan santri korban ambruknya Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo tak terdeteksi tanda kehidupan. Evakuasi terus dilakukan di 15 titik.
Pengurus Ponpes Al Khoziny memberikan santunan kepada keluarga santri korban ambruknya musala. Santunan tersebut diterima namun dikembalikan lagi wali santri.
Proses evakuasi korban ambruknya Ponpes Al Khoziny terus berlanjut. 119 selamat, 15 meninggal, dan 48 santri masih hilang. Pencarian intensif dilakukan.
Haikal (13), salah satu santri yang selamat dari reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny telah menjalani amputasi. Dia kehilangan kaki kirinya akibat infeksi.