Massa aksi Hari Tani Nasional di depan MPR/DPR mulai membubarkan diri. Mereka menuntut politik pangan berpihak pada petani, menyoroti korporatisasi pertanian.
Lima orang ditetapkan sebagai tersangka kerusuhan dalam aksi demonstrasi yang terjadi di Mapolda dan DPRD Bali. Mereka berinisial MRF, MH, ASD, MT, dan ATP.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi memastikan distribusi bahan pangan tidak tersendat menyusul aksi demonstrasi di sejumlah daerah.
Demonstrasi yang digelar kelompok massa di Polda Metro ricuh. Massa melepaskan petasan ke arah polisi, sementara polisi melepaskan gas air mata ke arah massa.