Isak tangis ibunda, D, mewarnai pemakaman 4 buah hatinya yang menjadi korban pembunuhan ayahnya sendiri. Sang ibu mengikhlaskan kepergian 4 anaknya selamanya.
Begini awal mula kisah Paul Alexander yang kini harus hidup dengan paru-paru besi. Paru-paru bantuan itu digunakan karena infeksi polio yang diidapnya.