Komnas Perempuan meminta maaf atas pernyataan terkait kasus YTR di Bandung. Mereka menegaskan kasus ini adalah kekerasan ekstrem, sadis dan merendahkan martabat
Anggota Komnas HAM Amiruddin Al Rahab mengatakan kekerasan seksual yang terjadi di tahun 1998 masih menjadi beban pemerintah Indonesia yang belum terselesaikan.
TNI mengaku menembak mati seorang pentolan OPM, Okto Tigau di Intan Jaya. Namun Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) mengungkap Okto Tigau hanyalah seorang petani.
Komnas HAM mengidentifikasi ada lima santriwati di Pati yang diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh AS. Jumlah korban disebut masih berpotensi bertambah.