Presiden Prabowo Subianto tandatangani perjanjian dagang dengan AS. Kesepakatan mencakup transfer data dan penurunan tarif, serta perlindungan data konsumen.
Indonesia dan AS sepakat transfer data lintas negara dalam perjanjian dagang ART, menghapus biaya masuk transaksi elektronik, dan menjaga keamanan data konsumen
Indonesia dan Amerika Serikat (AS) sepakat menurunkan tarif barang asal Indonesia menjadi 19%, sementara Indonesia menghapus 99% hambatan tarif bagi produk AS.
Perjanjian dagang Indonesia-AS resmi ditandatangani, memungkinkan 1.819 produk RI masuk pasar AS dengan tarif 0%. Ini manfaatkan 4 juta pekerja sektor tekstil.