Keyakinan itu didasari berbagai hal, di antaranya meningkatnya kehadiran balita dan baduta di penimbangan, termasuk identifikasi calon pengantin di semua desa.
Sebanyak 10 anggota penyelenggara pemilihan umum di Blora dilaporkan jatuh sakit karena kelelahan. Para korban itu terdiri dari anggota PPS maupun KPPS.