Peternak ayam petelur di Parepare keluhkan harga pakan yang melonjak akibat kekeringan, sementara harga telur anjlok. Mereka minta pemerintah turun tangan.
Kepala Distanak Jateng, Frans, tanggapi demo peternak ayam akibat anjloknya harga. Harga anjlok disebut karena overproduksi dengan adanya peternak baru.
Kepala BGN Sudaryono mengungkap pernyataan kontroversial tentang telur dan bisul untuk memicu diskusi. Ahli gizi menegaskan tidak ada hubungan antara keduanya.
Ketua DPD HKTI Jatim, Arum Sabil, mengungkapkan keprihatinan atas jatuhnya harga telur yang mengancam keberlangsungan peternak rakyat. Solusi diperlukan!