Jarang Bersihkan Keset Bisa Bikin Lantai Rusak, Begini Waktu Ganti yang Ideal

Jarang Bersihkan Keset Bisa Bikin Lantai Rusak, Begini Waktu Ganti yang Ideal

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Kamis, 22 Okt 2026 18:28 WIB
Infografis cara membersihkan keset
Foto: Infografis ini dibuat menggunakan NotebookLM dengan sumber detikProperti
Jakarta -

Keset merupakan salah satu barang yang harus sering diganti karena mudah sekali kotor. Alas ini bisa menjadi sarang bakteri dan merusak lantai apabila tidak sering diganti dan dibersihkan.

Dilansir Martha Stewart, Alicia Sokolowski, seorang presiden dan co-CEO AspenClean mengatakan pentingnya mengganti dengan keset bersih karena saat digunakan banyak partikel halus dan kelembapan terperangkap di bawahnya dan merusak lantai. Tidak jarang juga ada keset yang menempel pada lantai dan susah dilepas hingga merusak permukaannya karena ada lem yang tertinggal.

Seberapa Sering Harus Diganti atau Dicuci?

Seberapa sering untuk membersihkan keset tergantung pada bahan dan lokasi peletakkannya. Salah satu lokasi yang mudah kotor adalah keset di pintu utama atau yang letaknya di depan rumah. Fungsinya adalah untuk alas membersihkan kaki dari luar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sokolowski merekomendasikan agar membersihkan keset pintu secara ringan (yaitu dengan menggoyangkan, menyapu, atau menyedot debu) sekali seminggu.

"Untuk pembersihan yang lebih menyeluruh, kami menyarankan agar Anda melakukannya sekali sebulan," katanya, dilansir Kamis (22/10/2026).

ADVERTISEMENT

Selain bahan dan lokasi, cuaca juga berperan membuat kondisinya semakin kotor. Ketika musim hujan, harus sering diganti karena bisa saja karpet basah dan lembap. Lalu, saat cuaca berangin juga biasanya keset di depan pintu utama sering kotor karena debu dan pasir. Jika keset digunakan saat ada renovasi, alas tersebut harus lebih sering dibersihkan.

Cara Membersihkan Keset

Keset Tekstil Ringan

Keset ini bisa terbuat dari katun dan chenille, mikrofiber, atau campuran sintetis. Umumnya, bagian belakangnya dilapisi bahan ringan dan fleksibel yang terbuat dari lateks atau karet. Menurut Ceconi, ini adalah jenis keset yang paling mudah perawatannya, bahkan bisa di mesin cuci. Namun, ketika mencuci jangan dicampur dengan bahan lain. Begini tahapan membersihkannya.

1. Pastikan semua kotoran padat dibersihkan dulu. Bisa dengan penyedot debu

2. Bersihkan noda dengan campuran cairan pencuci piring, pembersih karpet khusus, atau detergen pakaian. Rendam karpet di dalam air tersebut selama minimal 30 menit

3. Cuci dengan dibilas air hangat jika tidak memiliki mesin cuci. Jika punya, pakai mode pencucian berat menggunakan detergen berbasis enzim dalam air hangat. Tambahkan alas mandi atau handuk jika diperlukan untuk menyeimbangkan beban cucian.

4. Gantung hingga kering, agar bagian bawah karet tidak rusak.

Keset dari Rami dan Jerami

Serat alami seperti rami sangat sensitif terhadap air. Cara membersihkannya cukup dengan disedot debunya. Untuk menghilangkan bau bisa dengan menaburkan soda kue. Didiamkan setengah jam. Lalu, sedot soda kue menggunakan penyedot debu

Keset Berbahan Polipropilena

Polipropilena merupakan salah satu bahan keset yang banyak ditemui saat ini. Bentuknya dari serat plastik sintetis atau benang polipropilena yang sifatnya anti-selip. Permukaannya kasar, tetapi tidak sampai membuat sakit ketika diinjak karena tetap rata.

Cara membersihkan yang disarankan adalah dengan disedot debunya. Pastikan kondisi keset tidak terlalu lembap. Sebelum disedot, coba renggangkan permukaan kesetnya agar tidak ada debu dan kotoran yang menempel.

Jika ingin dibersihkan saat masih basah, oleskan detergen serbaguna yang lembut. Gosok kembali dengan lembut menggunakan sikat nilon. Bilas hingga bersih dan gantung hingga kering di tempat yang terkena sinar matahari.



(aqi/aqi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads