×
Ad

BMKG Peringatkan Kekeringan Level Awas, Siasati Pakai Cara Ini

Almadinah Putri Brilian - detikProperti
Senin, 12 Okt 2026 18:12 WIB
Foto: Istimewa/ Unsplash.com
Jakarta -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis di sejumlah wilayah di Indonesia. Beberapa wilayah bahkan masuk dalam kategori 'Awas' atau tingkat peringatan tertinggi dari BMKG.

Wilayah yang masuk dalam kategori 'Awas' untuk Dasarian II Oktober 2026 adalah seluruh bagian DIY, NTT, Sulawesi Utara dan Gorontalo, lalu sebagian wilayah Bali, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Bangka Belitung, Lampung, Maluku, Maluku Utara, NTB, Papua Selatan, Sulawesi Selata, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Selatan.

"Saat ini sekitar 76 persen wilayah Indonesia masih mengalami musim kemarau," tulis BMKG dalam postingan Instagram @infobmkg, Senin (12/10/2026).

BMKG pun menyarankan untuk menghemat dan gunakan air dengan bijak saat musim kemarau ini. Selain itu, tidak melakukan pembakaran lahan dan sampah, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan saat siang hari jika memungkinkan.

Untuk menghemat penggunaan air di rumah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Berikut ini informasinya berdasarkan catatan detikProperti.

Cara Hemat Air di Rumah

1. Jangan Biarkan Air Keran Terus Mengalir

Biasakan menutup keran segera setelah selesai digunakan. Jangan biarkan air mengalir sia-sia saat menyikat gigi, mencuci tangan, atau mencuci piring.

Kebiasaan sederhana ini efektif mengurangi pemborosan air sekaligus membantu menekan biaya penggunaan air di rumah.

2. Pakai Air Secukupnya Saat Mandi

Mandi salah satu aktivitas yang sering dilakukan terutama ketika cuaca sedang panas. Maka dari itu, gunakan air secukupnya agar tidak cepat habis.

Jika menggunakan bak mandi, ambil air sesuai kebutuhan menggunakan gayung atau ember. Dengan begitu, air tidak terbuang percuma.

Selain itu, bisa juga dengan membatasi waktu mandi agar tidak lama-lama menghabiskan air.

3. Maksimalkan Penggunaan Mesin Cuci

Mencuci pakaian menggunakan mesin cuci membutuhkan air yang cukup besar. Agar lebih hemat, kumpulkan pakaian hingga kapasitas mesin cuci terpenuhi sebelum mencuci.

Dengan mengurangi frekuensi mencuci, penggunaan air menjadi lebih efisien dibandingkan mencuci sedikit demi sedikit setiap hari.

4. Perbaiki Kebocoran

Langkah selanjutnya adalah memperbaiki kebocoran, terutama pada keran. Jangan sampai air terbuang percuma karena keran bocor.

5. Kurangi Menyiram Halaman

Saat cuaca panas, menyiram halaman memang bisa memberikan efek adem untuk sementara waktu dan menjaga tanaman agar tetap segar. Namun, aktivitas ini juga menghabiskan cukup banyak air.

Saat musim kemarau, sebaiknya kurangi frekuensi menyiram halaman atau lakukan hanya jika benar-benar diperlukan. Air yang dihemat bisa menjadi cadangan untuk kebutuhan sehari-hari.

Itulah beberapa cara untuk menghemat penggunaan air di rumah.




(abr/das)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork