Cara Hitung Jumlah Lampu dan Besar Watt Tiap Ruangan Sesuai SNI

Cara Hitung Jumlah Lampu dan Besar Watt Tiap Ruangan Sesuai SNI

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Rabu, 02 Sep 2026 16:31 WIB
Ilustrasi lampu
Ilustrasi lampu. Foto: Getty Images/iStockphoto/Pornpak Khunatorn
Jakarta -

Rumah memerlukan lampu sebagai pencahayaan utama di dalam ruangan. Namun, sebelum dipasang detikers pasti perlu menentukan jumlah lampu yang harus dipakai dan besar wattnya yang sesuai dengan luas ruangan.

Menurut spesialis keselamatan listrik sekaligus dosen kelistrikan di Politeknik Negeri Jakarta A Damar Aji ketika hendak menentukan besar watt lampu tergantung pada jenis lampu yang akan digunakan.

"Kalau watt tergantung jenis lampunya. Ada yang watt-nya kecil, tapi lux nya besar, misalnya lampu LED. Ada yang wattnya besar, lux-nya kecil, (contohnya) lampu-lampu model lama. Jadi sekarang itu estetika juga diperhitungkan," kata Damar saat dihubungi detikcom pada Rabu (2/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, untuk menentukan besar watt atau penerangan yang dibutuhkan pada tiap ruangan bisa mengikuti ketentuan yang sudah diatur oleh SNI dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Ketentuan besar pencahayaan tersebut dalam satuan lux.

"Sebenarnya kuat penerangan ada standarnya (lux), sesuai jenis ruangannya. Standar illuminasi," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Sebagai informasi, Lux adalah ukuran intensitas cahaya yang jatuh pada suatu permukaan atau luas area tertentu. Nilainya cahaya ini tergantung jarak lampu ke objek atau dinding.

Standar Umum Penerangan di Rumah atau Rusun

Berdasarkan aturan SNI 03-6197-2011 dan standar PU, berikut standar penerangan tiap ruangan.

1. Ruang Tamu

Dibutuhkan 120-250 Lux. Berarti pencahayaan cukup terang, nyaman buat santai, dan saat kedatangan tamu.

2. Ruang Keluarga atau TV

Diperlukan 150-300 Lux. Namun, jika di sana juga berfungsi sebagai ruang baca perlu ditambahkan lampu baca 300-500 Lux

3. Kamar Tidur

Untuk ruang istirahat ini pencahayaan mirip dengan ruang tamu, yakni 120-250 Lux. Terdiri dari lampu biasanya sebesar 150 Lux dan di dekat meja belajar atau kasur sebesar 300 Lux untuk lampu baca.

4. Dapur

Mengingat dapur banyak peralatan dan kegiatan, ruangan ini dibutuhkan pencahayaan yang terang sebesar 250-300 Lux. Sementara itu, untuk area masak butuh 300-500 Lux agar lebih jelas.

5. Kamar Mandi

Diperlukan 150-250 Lux. Sedangkan untuk area cermin atau make up harus jauh lebih terang sekitar 300 Lux.

6. Tangga

Bagian rumah yang jarang dilengkapi cahaya adalah tangga. Padahal area ini juga penting ditambahkan lampu agar tidak terlalu gelap dan agar lebih aman. Setidaknya lampu yang terpasang 100-150 Lux.

7. Koridor atau Lorong

Dibutuhkan lampu yang menerangi 100-150 Lux. Sementara untuk di lorong rusun biasanya 100 Lux.

Cara Menghitung Kebutuhan Lampu di Rumah

  • Rumus:

Luas ruangan x Lux standar / Lumen 1 lampu = Jumlah Lampu

Contoh: detikers ingin memasang lampu di kamar ukuran 3 x 3 meter berarti luasnya 9 meter persegi. Kebutuhannya adalah 150 Lux dan memakai lampu 800 lumen. Berarti cara menghitunganya sebagai berikut.

9 x 150 / 800 = 1.7 atau butuh 2 lampu di kamar.



(aqi/aqi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads