Ketika membersihkan perabotan, terkadang kita menggunakan kain lembap atau benar-benar disiram dengan air agar kotorannya hilang. Air dinilai lebih ampuh membersihkan noda dan lebih aman daripada memakai cairan kimia.
detikers penggunaan air sebenarnya tidak sepenuhnya tepat karena ada beberapa perabotan yang justru tidak bisa basah ataupun lembap. Perabotan tersebut biasanya rentan berjamur atau korsleting jika terkena air. Dilansir dari Bob Villa, berikut beberapa perabotan yang bisa rusak jika dibersihkan dengan air.
1. Perangkat Elektronik
Barang elektronik sangat rentan terkena air karena bisa merusak beberapa komponen. Meskipun yang dibersihkan bagian luarnya saja, sebaiknya dihindari karena berisiko. Selain merusak komponen, khawatirnya terjadi korsleting listrik yang bisa berbahaya bagi penghuni dan keamanan rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika ingin membersihkan perangkat elektronik, coba pakai kain serat mikro yang lembut. Kain itu dapat menghilangkan sebagian besar kotoran dan debu. Gunakan alkohol gosok pada handuk bersih untuk kotoran yang membandel.
2. Beludru dan Suede
Perabotan dengan bahan beludru dan suede memiliki tampilan yang matte dan agak berbulu, meskipun tidak tebal. Kedua bahan tersebut sering digunakan karena membuat tampilan barang jadi lebih mewah dan klasik.
Namun, bahannya yang lembut memerlukan perawatan ekstra. Jangan asal mencucinya dengan air karena bisa menyebabkan kondisi kain berubah atau menyusut.
Untuk menjaga kebersihan kain berbulu halus ini, cukup sedot debu secara teratur dan gunakan sikat lembut untuk menghilangkan kotoran di permukaan. Untuk pembersihan lebih mendalam, tergantung pada kain yang dipermasalahkan, pilih pembersih jok berbusa, kain pembersih, atau pembersih suede khusus.
3. Furnitur Kayu
Sudah jadi rahasia umum, kayu cukup sensitif dengan kelembapan dan air. Alasannya, air bisa merusak lapisan furnitur kayu dan mengubah warna permukaannya. Air juga dapat menyebabkan kayu pecah dan retak.
Cukup menggunakan kain mikrofiber dan gunakan semir furnitur atau minyak lemon untuk membuat furnitur kayu tetap kinclong dan bersih.
4. Barang dengan Bahan Kulit
Jika sebelumnya sudah dibahas soal beludru, perabotan berbahan kulit seperti sepatu kulit dan sepatu bot juga perlu perawatan khusus. Bahan ini tidak bisa dibersihkan dengan air karena nantinya bisa muncul goresan dan noda dan lama kelamaan dapat menyebabkan kulit menjadi retak.
Selain itu, hindari menggunakan minyak alami seperti minyak zaitun dan minyak kelapa atau makanan berlemak tinggi seperti selai kacang dan mayonaise untuk membuat produk kulit menjadi mengkilap, karena bahan makanan ini juga bisa membuat kulit cepat retak.
5. Kuningan dan Perak
Kuningan dan perak mungkin tampak tahan terhadap air, namun ternyata menggunakan air untuk membersihkan noda bisa menyebabkan lebih banyak noda.
Sebagian besar kuningan dan perak rumah tangga telah diolah dengan pernis atau pelapis, dan seiring waktu serta membersihkan dengan air akan menghilangkan lapisan pelindung ini. Untuk membersihkannya, gunakan semir kuningan atau perak yang diformulasikan khusus untuk membersihkan dan melindungi benda logam tersebut.
6. Perlengkapan Lampu
Air dan komponen listrik tidak boleh bercampur. Sebab hal ini dapat memicu arus pendek, percikan api, bahkan berisiko terkena sengatan listrik atau terjadi kebakaran.
Oleh karena itu, kamu tidak boleh menggunakan air saat membersihkan perlengkapan lampu, stopkontak, dan peralatan listrik lainnya di rumah. Selalu matikan daya sebelum membersihkan item tersebut, kemudian lap dengan kain lembut untuk menghilangkan debu dan kotoran.
Itulah 6 barang-barang di rumah yang sebaiknya tidak dicuci dengan air. Semoga bermanfaat!
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
