Adanya jamur yang tumbuh di kamar mandi tentu membuat penghuni rumah jengkel. Soalnya, bisa membuat tampilan kamar mandi jadi kotor dan rawan menimbulkan penyakit.
Jamur bisa tumbuh di kamar mandi karena lingkungannya yang lembap apalagi kalau sirkulasi udaranya tidak bagus, tentu bisa jadi tempat perkembangbiakannya.
"Kapan pun ada banyak kelembapan, itu menjadi lingkungan sempurna untuk jamur dan kapang tumbuh," kata pakar kebersihan Vanessa Amaro, dikutip dari Martha Stewart.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biasanya, jamur bisa tumbuh di dinding, ubin, maupun nat. Warnanya bisa beragam, kadang hijau, hitam, merah, atau seperti titik atau noda. Kalau tidak segera dibersihkan, bisa bikin kamar mandi bau.
Lalu, bagaimana cara menghilangkan jamur di kamar mandi? Berikut ini informasinya.
Pakai Semprotan Cuka
- Masukkan cuka putih ke dalam botol semprot, lalu semprotkan secara menyeluruh pada area pancuran dan bak mandi; fokuslah pada sela-sela ubin (nat), lapisan tirai pancuran, serta area lain yang rentan ditumbuhi jamur dan lumut.
- Biarkan cuka mengering sepenuhnya.
- Semprot kembali area tersebut dengan cuka. Gunakan sikat gigi bekas atau sikat pembersih kecil untuk membersihkan noda membandel secara perlahan.
- Lap permukaan hingga bersih menggunakan kain mikrofiber kering.
Sebagai catatan, jangan pernah mencampur produk pembersih seperti pemutih dengan cuka, atau hidrogen peroksida dengan cuka, karena kombinasi tersebut dapat menghasilkan uap beracun.
Pakai Semprotan Baking Soda
- Campurkan satu sendok makan baking soda dan sedikit air ke dalam botol semprot, lalu kocok hingga rata.
- Semprotkan larutan ini pada dinding pancuran, ubin, atau permukaan lain yang berjamur.
- Gosok menggunakan spons atau bantalan pembersih yang tidak menggores permukaan.
- Bilas dengan air.
- Ulangi langkah-langkah tersebut jika diperlukan.
Bagaimana kalau ada noda membandel? Bisa dilakukan dengan pakai pasta baking soda, caranya:
- Campurkan baking soda dengan air hangat hingga membentuk pasta.
- Oleskan pasta tersebut pada area yang berjamur atau berlumut. Biarkan selama hingga 10 menit.
- Gosok permukaan tersebut menggunakan sikat pembersih kecil atau sikat gigi bekas.
- Bilas area tersebut hingga bersih dengan air.
- Ulangi langkah ini jika diperlukan.
Kalau dengan menggunakan cuka maupun baking soda masih tidak bisa apalagi jamur semakin menyebar, timbul alergi, bau menyengat, dan jamur terus kembali, sebaiknya gunakan jasa profesional.
Cara Mencegah Tumbuhnya Jamur di Kamar Mandi
- Jaga Tetap Kering
Setelah mandi, gunakan handuk atau alat penyeka (squeegee) untuk segera mengeringkan dinding, kaca, dan lantai guna menyingkirkan sisa air.
"Mengeringkan area tersebut selama satu atau dua menit saja sudah membantu mencegah kelembapan tertinggal," ungkap Amaro.
- Pastikan Sirkulasi Udara Lancar
Nyalakan exhaust fan di kamar mandi saat dan setelah mandi atau bisa juga dengan membuka jendela. Aliran udara yang baik adalah kunci untuk menjaga area yang rentan lembap ini tetap kering dan bebas jamur.
Setelah selesai mandi, biarkan pintu atau tirai kamar mandi tetap terbuka agar udara dapat bersirkulasi dan membantu segala sesuatunya mengering lebih cepat.
- Pembersihan Rutin
Bersihkan area mandi setidaknya seminggu sekali. Saat membersihkan, pastikan untuk menyingkirkan semua produk dari area mandi agar dapat menjangkau seluruh sudut dan celah.
Langkah ini mencegah penumpukan sisa sabun dan minyak tubuh, yang merupakan penyebab utama munculnya jamur dan lumut.
- Disinfeksi Rutin
Jangan lupa untuk melakukan disinfeksi secara berkala. Gunakan cairan pembersih disinfektan untuk mencegah pertumbuhan jamur dan lumut, sehingga pembersihan menyeluruh di kemudian hari menjadi lebih mudah dilakukan.
Itulah cara membersihkan jamur di kamar mandi. Semoga membantu!
