Tukang Harian Vs Borongan, Pilih Mana buat Bangun Rumah?

Tukang Harian Vs Borongan, Pilih Mana buat Bangun Rumah?

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Kamis, 13 Agu 2026 12:00 WIB
Tukang Bangunan
Foto: Infografis ini dibuat menggunakan NotebookLM dengan sumber detikProperti
Jakarta -

Saat membangun rumah, pemilik perlu merencanakan jasa pekerja bangunan atau tukang. Salah satu aspek yang direncanakan adalah sistem pembayaran tukang.

Upah tukang dapat dihitung secara harian atau sekaligus proyek selesai. Oleh karena itu ada sebutan upah tukang harian dan borongan.

Kontraktor dari Rebwild Constructions Wildan pernah menjelaskan tukang borongan mengerjakan suatu bagian pembangunan secara menyeluruh mulai dari belanja material hingga selesai. Pemilik hanya perlu memantau pengerjaan dan terima hasilnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sisi lain, tukang harian mengerjakan pembangunan seperti biasa. Namun, progres pekerjaan dihitung secara harian.

"Mau pelaksanaannya berapa lama, bebas, itu namanya sistem borong. Kalau sistem harian, yaudah tukangnya ngerjain aja, pemilik bayarnya harian," kata Wildan kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

Jika pemilik bingung mau pilih sistem pembayaran tukang, pelajari dulu perbedaannya berikut ini.

Pekerjaan

Tukang Borongan: Biasanya untuk proses pembangunan awal dan struktur rumah, misalnya penggalian, pembuatan kolom, pembuatan sloof.

Tukang Harian: Cocok untuk mengerjakan pekerjaan halus atau finishing bangunan, contohnya pengacian, pengecatan, dan pemasangan plafon.

Waktu Kerja

Tukang Borongan: Tidak ada batas waktu untuk menyelesaikan pekerjaan kalau pakai jasa tukang borongan. Jam kerja juga lebih fleksibel sehingga tidak ada istilah lembur atau batas waktu. Namun, tukang biasanya bekerja dengan cepat agar segera selesai.

Tukang Harian: Upah diberikan berdasarkan berapa hari bekerja. Hal ini membuat tukang tidak terburu-buru menyelesaikan pekerjaan. Adapun jam kerja tukang pukul 8.00-16.00, lebih dari itu ada uang lembur.

Hasil Pekerjaan

Tukang Borongan: Pengerjaan bangunan cenderung lebih cepat daripada tukang harian sehingga hasilnya terkadang tidak terlalu rapi.

Tukang Harian: Hasil pekerjaan cenderung lebih rapi dibandingkan tukang borongan karena tidak terikat dengan waktu.

Biaya

Tukang Borongan: Total biaya jasa dihitung secara keseluruhan sejak awal sampai selesai. Adapun pembayaran dilakukan secara bertahap sesuai kesepakatan. Nominal biaya tidak akan berubah selama apapun pengerjaan.

Tukang Harian: Total biaya jasa dihitung dari berapa hari masa pengerjaan. Lalu, pembayaran dapat dilakukan seminggu sekali. Semakin lama proses pengerjaan, maka biaya akan terus bertambah.

Kesimpulan

Wildan menyarankan untuk memilih sistem pembayaran tukang berdasarkan pekerjaan yang akan dilakukan. Kalau perlu pemilik dapat menggunakan kedua sistem pertukangan itu dalam pembangunan rumah.

Untuk pembangunan struktur rumah, lebih baik menggunakan tukang borongan agar lebih efisien biaya. Sedangkan finishing rumah dapat dilakukan tukang harian agar hasil pekerjaan lebih rapi. Namun, pemilik tetap perlu mengawasi pekerjaan supaya proyek sesuai target dan harapan.

"Sistem borong efisien kalau misalkan di area struktur aja, kalau misalkan kerjaan finish diborong biasanya hasilnya jelek. Jadi ini (sebaiknya) dikolaborasi antara harian dan borongan," ujarnya.

Jika pemilik ingin opsi yang lebih sederhana dan tak perlu banyak berpikir, gunakan jasa tukang borongan. Tukang akan mengerjakan seluruh pekerjaan secepat mungkin. Soal biaya pun sudah jelas karena nominalnya sudah diketahui sejak awal.

Itulah cara memilih antara menggunakan tukang borongan dan harian. Semoga membantu!



(dhw/dhw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads