Bukan Cuma Isi Token, Tombol Meteran Listrik Bisa Diisi Kode Rahasia Ini

Bukan Cuma Isi Token, Tombol Meteran Listrik Bisa Diisi Kode Rahasia Ini

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Selasa, 11 Agu 2026 10:43 WIB
Kode meteran listrik.
Foto: Infografis ini dibuat menggunakan NotebookLM dengan sumber detikProperti
Jakarta -

Bagi pengguna token listrik, pasti punya meteran listrik atau kWh meter yang terdapat tombol angka. Tombol-tombol itu digunakan untuk memasukkan token listrik atau isi pulsa sehingga rumah mendapatkan aliran listrik.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat Nurmalitasari mengatakan meteran listrik khusus pelanggan prabayar memiliki tombol angka. Pengguna bisa memasukkan kode-kode untuk mengatur meteran listrik.

"Kalau yang pascabayar biasanya nggak ada angkanya, satu-dua yang biasa kita pencet itu nggak ada. Kalau yang prabayar itu kan ada angkanya," kata Nurmalita kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ternyata fungsi tombol pada meteran listrik bukan itu saja lho. Pengguna bisa memasukkan berbagai kode 'rahasia' sesuai kebutuhan. Ya, pengguna bisa mengecek pulsa hingga arus listrik dengan mengotak-atik tombolnya.

Lalu, apa saja kode yang bisa digunakan oleh pengguna pada meteran listrik? Berikut ini penjelasannya.

ADVERTISEMENT

1. Cek Sisa Pulsa

Masukkan kode '37' untuk mengecek sisa pulsa listrik terkini. Meski sisa pulsa sudah tertera pada meteran, tampilannya belum tentu sesuai persis.

2. Atur Alarm

Pengguna bisa mengatur alarm meteran listrik yang biasanya menandakan pulsa tinggal sedikit. Tentukan kapan alarm bunyi dengan kode '456' diikuti dengan angka minimal kWh yang diinginkan.

Misalnya pengguna ingin meteran listrik bunyi saat tersisa 10 kWh, maka masukkan kode '45610'. Contoh lain, kalau mau batas pulsa 5 kWh, masukkan kode '45605'.

3. Matikan Bunyi Sementara

Selain itu, pengguna bisa menghentikan bunyi alarm pakai kode '812'. Kode tersebut hanya berlaku sementara guna mengulur waktu sejenak buat isi pulsa. Dalam beberapa menit saja alarm akan bunyi lagi.

4. Cek Tegangan Listrik

Gunakan kode '41' untuk mengecek tegangan listrik. Kode ini bermanfaat bagi penghuni yang ingin memastikan tegangan listrik sesuai batasan.

"Contohnya kalau lampunya redup-redup, coba cek tegangannya. Tegangannya kok bagus? Berarti bukan dari PLN, bisa jadi lampunya yang sudah habis," ucapnya.

5. Cek Arus Listrik

Terakhir ada kode '44' untuk mengecek arus listrik. Pengguna bisa pakai kode ini untuk memastikan arus listrik berada dalam batas wajar. Jika arus listrik terlalu tinggi, sebaiknya tambahkan daya listrik di rumah sesuai kebutuhan.

Itulah kode meteran listrik yang bermanfaat bagi penghuni rumah. Semoga membantu!



(dhw/dhw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads