Penyebab saluran pembuangan air di dapur tersumbat bisa dari kebiasaan membuang sampah ke wastafel atau bak cucian piring. Salah satu jenis sampah yang suka dibuang ke wastafel itu ampas kopi. Dampak dari ampas ini bisa gawat lho.
Alasan ampas kopi berbahaya adalah sifatnya yang tidak larut ketika diberi air sehingga setelah kopi habis, serbuk tersebut mengendap di bawah cangkir. Oleh karena itu, ampas harus dibuang.
Sayangnya, banyak orang yang belum tahu bahwa ampas tersebut tidak bisa dibuang sembarangan. Apalagi melalui wastafel atau bak cuci piring ketika cangkir ingin dicuci.
Mungkin mereka merasa ampas tersebut terdiri dari butiran sehingga bisa larut dalam air. Padahal faktanya setelah diseduh dengan air panas saja mereka tetap padat dan mengendap.
Ketika ampas dibuang ke wastafel, ampas tersebut akan turun mengikuti air. Masalah muncul ketika ada cekungan pada pipa atau endapan sampah lain sehingga ampas tersangkut. Setiap hari terkena air, ampas akan menggumpal dan menyebabkan penyumbatan.
"Ampas kopi umumnya lebih padat daripada air, sehingga akan tenggelam ke titik-titik (pipa) terendah dan tetap di sana. Jika dibiarkan menumpuk dan tetap berada di saluran pembuangan, hal itu menyebabkan aliran air berkurang dan berpotensi menyumbat pipa," kata Ryan Meagher dari BVM Contracting kepada Martha Stewart, dikutip pada Jumat (7/8/2026).
Ketika penumpukan ampas kota semakin tebal, akses jalur air di dalam pipa pasti mengecil karena ada hambatan. Seiring waktu akan terjadi perlambatan air ketika turun ke lubang saluran pembuangan. Saat sudah parah, saluran itu justru muncul bau tak sedap.
Jika sudah mampet dan berbau mau tidak mau harus segera diperbaiki. Biayanya tidak murah lho detikers. Belum lagi setelah saluran beres pemilik rumah harus bersih-bersih bekas perbaikan. Lebih baik menjaga saluran pembuangan di dapur agar tidak ada mampet kan?
Cara Membuang Ampas Kopi yang Benar
Langkah paling benar untuk membuang ampas kopi adalah dengan memasukkan ke tempat sampah khusus bekas makanan. Dengan begitu ampas akan dibuang ke luar.
Cara lainnya yang lebih ramah lingkungan adalah mengubahnya menjadi kompos atau pupuk. Tanaman di halaman dijamin makin subur dengan pupuk organik ini.
Itulah cara bahaya membuang ampas kopi ke saluran pembuangan air dan tata cara pembuangan yang benar, semoga bermanfaat.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
Simak Video "Momen Damkar Evakuasi Ular Sanca 4 Meter yang Bikin Mampet Saluran Air"
(aqi/dhw)