×
Ad

Jangan Diabaikan! Ini Tanda Tikus Sudah Bersarang di Rumah

Danang Sugianto - detikProperti
Senin, 22 Jun 2026 10:05 WIB
Infografis Tanda Tikus Sudah Bersarang di Rumah (Foto: Infografis dibuat menggunakan Notebooklm)
Jakarta -

Tikus menjadi salah satu hama yang paling sering membuat penghuni rumah kesal. Selain suka merusak barang dengan gigitannya, hewan pengerat ini juga dapat membawa berbagai penyakit yang berbahaya bagi manusia.

Tak sedikit pemilik rumah baru menyadari keberadaan tikus setelah jumlahnya semakin banyak. Padahal, ada beberapa tanda yang bisa dikenali sejak awal untuk mengetahui apakah tikus sudah mulai bersarang di rumah.

Dilansir dari Southern Living, tikus kerap masuk ke dalam rumah karena mencari tempat berlindung, sumber makanan, dan lokasi yang aman untuk berkembang biak.

Tikus Bisa Membawa Penyakit

Keberadaan tikus tidak boleh dianggap sepele. Hewan ini dapat menyebarkan penyakit melalui urine, air liur, maupun kotorannya.

"Mereka dapat menularkan penyakit seperti hantavirus dan leptospirosis, serta membawa kutu yang dapat menggigit manusia maupun hewan peliharaan," ujar spesialis satwa liar dari West Virginia University, Sheldon Owen.

Karena itu, penghuni rumah perlu segera bertindak jika menemukan tanda-tanda keberadaan tikus.

Tanda-Tanda Tikus Sudah Masuk Rumah

Berikut beberapa ciri yang perlu diwaspadai.

1. Muncul Kotoran Tikus

Salah satu tanda paling umum adalah ditemukannya kotoran tikus di sudut-sudut rumah. Biasanya kotoran ditemukan di area yang jarang terlihat seperti di bawah wastafel, belakang lemari, gudang, atau dapur.

2. Ada Bekas Gigitan pada Barang

Tikus memiliki kebiasaan menggerogoti berbagai benda untuk mempertahankan kondisi giginya. Jika menemukan bekas gigitan pada kardus, kertas, kain, kabel, atau perabot tertentu, bisa jadi ada tikus yang berkeliaran di rumah.

3. Muncul Jejak Kaki atau Bekas Lintasan

Jejak kaki, noda kotor, atau bekas lintasan di area tertentu juga dapat menjadi tanda adanya aktivitas tikus. Biasanya jejak ini terlihat di tempat yang sering dilalui tikus saat mencari makanan.

4. Terdengar Suara dari Atap atau Dinding

Suara gesekan, langkah kecil, atau bunyi berisik dari plafon dan dinding pada malam hari juga patut dicurigai. Karena aktif pada malam hari, tikus sering menimbulkan suara saat bergerak di area yang tersembunyi.

Cara Mengatasi Tikus di Rumah

Jika sudah menemukan tanda-tandanya, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi populasi tikus di rumah.

Gunakan Perangkap Tikus

Perangkap tikus masih menjadi salah satu cara yang efektif dan relatif murah.

Profesor dari University of Missouri, Robert Pierce, menyarankan penggunaan umpan seperti keju atau buah kering untuk menarik perhatian tikus.

"Biarkan perangkap tetap diberi umpan tetapi tidak dijepret selama satu atau dua hari agar tikus terbiasa dan tidak takut mendekat," ujarnya.

Perangkap sebaiknya ditempatkan di sepanjang dinding atau jalur yang sering dilalui tikus.

Gunakan Jasa Pengendali Hama

Apabila jumlah tikus sudah cukup banyak atau sulit dikendalikan, menggunakan jasa pengendali hama profesional bisa menjadi pilihan.

Cara ini umumnya lebih efektif untuk mengatasi infestasi tikus dalam jumlah besar.

Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah

Setelah tikus berhasil dibasmi, penghuni rumah juga perlu melakukan langkah pencegahan agar hama tersebut tidak kembali.

1. Tutup Semua Celah dan Lubang

Tikus dapat masuk melalui celah yang sangat kecil. Periksa area pintu, jendela, ventilasi, hingga lubang di sekitar pipa untuk memastikan tidak ada akses masuk bagi tikus.

2. Pangkas Dahan Pohon

Tikus dikenal pandai memanjat dan melompat. Karena itu, dahan pohon yang menyentuh atap rumah sebaiknya dipangkas agar tidak menjadi jalur masuk bagi tikus.

3. Rapikan Barang yang Menumpuk

Tumpukan kardus, barang bekas, atau perabot yang tidak digunakan dapat menjadi tempat persembunyian ideal bagi tikus.

Menjaga rumah tetap rapi dapat membantu mengurangi risiko tikus bersarang.

4. Gunakan Tempat Sampah Tertutup

Sampah rumah tangga merupakan salah satu sumber makanan favorit tikus. Pastikan tempat sampah selalu tertutup rapat dan rutin dibersihkan agar tidak menarik perhatian tikus maupun hama lainnya.

Dengan mengenali tanda-tanda keberadaan tikus sejak dini, pemilik rumah dapat segera mengambil tindakan sebelum hama tersebut berkembang biak dan menimbulkan kerusakan yang lebih besar.




(das/das)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork