Korsleting listrik kerap kali menjadi penyebab kebakaran rumah atau bangunan. Berawal dari kerusakan alat kelistrikan, bisa berakhir menjadi kerugian besar bagi penghuni, pemilik, beserta orang sekitar rumah.
Seperti kebakaran yang terjadi di permukiman padat di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus) pada Senin (1/6). Polisi menyebut kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik.
"Penyebab kebakaran diduga dari korsleting arus listrik," Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Ardiyansyah kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut keterangan saksi bernama Darni, api muncul dari dua rumah di belakang rumah saksi. Diketahui dari rumah warga bernama Darmansyah dugaan awal korsleting listrik dan api langsung membesar sampai diperkirakan ada sekitar 250 bangunan semipermanen dengan 300 kepala keluarga (KK) yang terdampak kebakaran.
Korsleting listrik memang tak boleh dianggap sepele. Kondisi ini umumnya terjadi saat aliran listrik melalui jalur yang tidak semestinya sehingga bisa menyebabkan lonjakan besar pada arus hubung singkat.
Lantas, apa dampak dari korsleting listrik? Berikut ini penjelasannya.
Bahaya Korsleting Listrik
Inilah bahaya dari korsleting listrik di rumah, dikutip dari Professional Electrical, Selasa (2/6/2026).
Arus pendek atau korsleting listrik adalah keadaan sambungan listrik abnormal yang memungkinkan listrik tambahan mengalir melalui perangkat, kabel, peralatan, dan stopkontak. Korsleting dapat menyebabkan kerusakan sirkuit, kebakaran, ledakan, dan lain-lain jika bersentuhan dengan bahan yang mudah terbakar.
Selama korsleting berlangsung, panas tambahan dapat dihasilkan sehingga menyebabkan kebakaran pada kabel yang terkena dampak. Dalam kasus ekstrem, korsleting dapat membakar rumah dan terkadang seluruh bangunan.
Selain itu, arus korsleting jauh lebih kuat daripada arus operasi normal sehingga bisa melukai orang serta menimbulkan kerusakan parah. Seorang teknisi listrik terlatih pun dapat mengalami cedera dan bahkan kematian jika tidak berhati-hati.
Jenis Korsleting Listrik
Inilah beberapa jenis korsleting listrik yang perlu diketahui.
1. Korsleting Normal
Korsleting normal disebabkan dari kabel yang membawa arus dengan kabel netral saling bersentuhan. Hal ini menyebabkan resistansi langsung turun dan arus listrik mulai bergerak ke jalur lain.
2. Korsleting Gangguan Tanah
Arus pendek listrik ini disebabkan karena kabel yang membawa arus bersentuhan dengan sistem yang berada di tanah. Hal ini bisa berupa kotak dinding logam, kabel, atau bagian peralatan apa pun yang dialiri arus listrik.
Penyebab Korsleting Listrik
Ada banyak faktor yang menyebabkan korsleting listrik. Berikut ini beberapa penyebab yang sering terjadi.
- Kabel terkena air atau cairan
- Isolasi rusak atau sambungan longgar sehingga kabel fasa dan netral bersentuhan
- Kabel digigit hewan seperti tikus dan tuai sehingga rusak.
- Peralatan elektronik lama yang tidak berfungsi dengan baik.
Itulah bahaya korsleting listrik yang perlu diwaspadai. Semoga bermanfaat!
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(dhw/dhw)











































