Beberapa bulan lagi, universitas di seluruh Indonesia akan menyambut mahasiswa baru. Mereka tidak hanya datang dari sekitar kampus, ada pula yang datang dari luar daerah.
Ini adalah waktu yang tepat untuk membangun usaha kos-kosan karena pendatang pasti mencari tempat tinggal sementara selama mengenyam pendidikan.
Bagi detikers yang mau bangun kos-kosan, jangan hanya memikirkan untung ruginya saja. Pikirkan juga keamanan, kelayakan, dan kenyamanan dari gedung yang ingin dibangun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini kebanyakan pengusaha hanya ingin membangun banyak kamar atau coba-coba bangun tempat tinggal, tetapi banyak hal yang menyangkut kelayakan tidak dipikirkan. Padahal jika sejak awal pembangunannya sesuai standar, perawatannya akan lebih mudah dan tidak akan mengeluarkan begitu banyak uang.
Arsitek Andy Rahman dari Andyrahman Architect membagikan beberapa hal yang harus dilakukan saat bangun kos-kosan. Tips ini berdasarkan pengalamannya membantu banyak klien membangun kos-kosan.
Tips Bikin Kos-kosan Hemat
1. Memilih Material Terjangkau
Walaupun hal terpenting adalah memakai material yang bagus, tetapi banyak juga yang harganya masih terjangkau. Beberapa di antaranya pun material alam yang mudah ditemukan di Indonesia.
"Kos-kosan ini sebetulnya memakai material biasa, jadi bata exposed (yaitu) bata biasa yang harganya juga murah kita biarkan exposed. Kemudian, kita juga memakai teknik semen, (seperti) semen roll, semen plester, (dan) semen aci untuk finishing interiornya, sehingga tidak perlu dicat," kata Rahman kepada detikcom beberapa waktu lalu.
Kita juga memakai beberapa elemen seperti besi expanded metal sheet, kemudian besi metal perforated, lalu besi pipa air untuk railing, untuk partisi dan lain sebagainya, jadi begitu
2. Meminimalisir Pengecatan
Rahman menyarankan untuk memakai sedikit cat. Sebab, tampilan rumah terkadang jadi tidak begitu menarik dan tampak kumuh karena salah dalam pengecatannya. Untuk mencegah hal tersebut, lebih baik dibuat seperti rumah industrial yang materialnya tampak jelas.
"Kita memakai raw material, exposed material, jadi tidak memakai cat sama sekali kecuali plafon yang kita cat warna putih. Selain itu, semuanya warna material (asli)," katanya.
Andy mengaku tidak banyak mengecat rumah dan furniture, tetapi hanya bagian plafon saja. Hal ini membuat bangunan kos-kosan tidak perlu banyak dirawat sehingga menghemat biaya perawatan.
"Rumah ini jadinya nggak perlu di-maintenance, karena material-material dengan warna alami tadi itu semakin kena panas (dan) hujan semakin eksotis. Nggak perlu setiap 2-3 tahun dicat ulang," tuturnya.
3. Manfaatkan Semua Ruang
Andy mengungkapkan salah satu tantangan membangun kos-kosan tersebut karena lahan terbatas. Oleh karena itu, sebaiknya pemilik kos-kosan memaksimalkan penggunaan setiap ruang.
"Kami coba mengoptimalkan semua space yang ada. Jadi di bawah tangga itu kita pakai untuk kamar mandi sama gudang. Kemudian, di lantai atas kita optimalkan untuk area service sekaligus tempat duduk-duduk," jelasnya.
Mengingat kebutuhan ruang sangat banyak, maka tidak memungkinkan membuat atap. Ia cenderung memfungsikan atap dengan cara membuatnya berupa dak beton.
4. Kamar Mandi Luar
Kos-kosan ada dua macam, kamar mandi dalam dan kamar mandi luar. Ia pribadi lebih memilih untuk membangun kamar mandi luar untuk mengatasi masalah keterbatasan ruang. Namun, apabila lahannya luas, tidak masalah membuat kamar mandi dalam.
5. Hemat Energi
Hal yang juga tak kalah penting adalah kos-kosan harus memiliki sirkulasi udara dan sinar matahari ke setiap kamar. Aksesnya bisa lewat penggunaan roster, jendela di setiap kamar, dan ruang terbuka. Hal ini juga akan membantu mengurangi penggunaan AC di kos-kosan.
"Kos-kosan ini punya banyak bukaan, dindingnya bernapas, sirkulasi udaranya berjalan di tiap kamar, dan lebih hemat energi sebetulnya," pungkasnya.
Itulah beberapa tips bangun kos-kosan yang mudah perawatannya, semoga membantu.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(aqi/das)










































