Hati-hati! Warna Seprai Ini Bisa Undang Kutu Busuk Bersarang di Kasur

Hati-hati! Warna Seprai Ini Bisa Undang Kutu Busuk Bersarang di Kasur

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Selasa, 26 Mei 2026 17:35 WIB
Infografis Warna Seprai yang Mengundang Kutu Busuk
Foto: Infografis dibuat menggunakan Notebooklm
Jakarta -

Setiap kasur berpotensi jadi sarang bagi kutu kasur. Sebab, hewan kecil ini menyukai hawa panas tubuh dan karbon dioksida yang dihasilkan manusia.

Cara mengetahui keberadaannya sebenarnya tidak bisa dengan dilihat karena ukurannya yang sangat kecil dan hanya aktif pada malam hari. Namun, kutu busuk atau kutu kasur sering meninggalkan jejak, yakni berupa gigitan di kulit manusia. Jika bangun tidur merasa gatal dan bekas merah padahal tidak ada nyamuk, kemungkinan besar itu adalah bekas gigitan kutu busuk.

Cara mencegah hewan ini bersarang di kasur adalah dengan menjaga kebersihan kasur dan jangan sampai terlalu lembab. Kasur perlu sering di vacuum atau diganti seprainya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu, cara lainnya adalah dengan memilih warna seprai yang tepat. Dilansir CNN, ada beberapa warna seprai yang disukai oleh kutu busuk, yakni hitam dan merah tua.

Hal ini sudah dibuktikan dalam sebuah penelitian berjudul Journal of Medical Entomology pada 2016 lalu. Penelitian itu menguji kutu kasur yang diletakkan di cawan petri dengan 'tenda' yang berbeda warna.

ADVERTISEMENT

Hasilnya menunjukkan jika kutu kasur langsung berlari menuju tenda warna hitam dan merah dibandingkan tenda berwarna terang, seperti putih, kuning, atau hijau.

Dalam penelitian lain, ilmuwan penelitian urban entomologi Universitas Florida, Roberto Pereira, mengatakan warna gelap memberikan perlindungan bagi mereka. Tidak hanya kutu busuk yang suka bersembunyi di balik benda berwarna gelap, laba-laba dan semut juga demikian.

Masih dalam studi yang sama, alasan lain kutu busuk menyukai warna gelap adalah karena mereka salah mengira warna merah dan hitam sebagai warna teman-teman mereka. Sebenarnya warna kutu kasur adalah merah kecoklatan, tetapi saat jumlahnya banyak warna tersebut lebih terlihat hitam dan merah.

"Alasan lainnya mungkin karena warna-warna cerah membuat serangga ini terpapar dan semakin sering serangga terpapar, semakin banyak mereka kehilangan air, dan jika kehilangan banyak air, mereka akan mati atau harus makan lagi," ujar Pereira, dikutip dari CNN, Selasa (26/5/2026).

"Sulit untuk mengetahui apa yang 'dipikirkan' oleh kutu kasur, jika kita bisa menggunakan terminologi tersebut," tambahnya.

Meskipun memengaruhi, tetapi warna seprai bukan faktor utama kutu busuk mendekat atau menjauh. Suhu tubuh manusia, karbon dioksida, dan darah tetap menjadi sinyal paling kuat untuk mereka mendekat.

Jika ketiga faktor tersebut ditemukan, mereka bisa bersarang di kasur meskipun seprai yang digunakan berwarna terang seperti putih, hijau, atau kuning.

Selain itu, kutu kasur tidak hanya ditemukan di kasur, melainkan bisa di barang-barang berbusa di rumah seperti kursi, sofa, karpet, atau wallpaper dinding.

Itulah penjelasan mengenai hubungan warna seprai dan kemunculan kutu busuk, semoga bermanfaat.

(aqi/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads