Kebakaran rumah adalah ancaman serius yang bisa terjadi kapan saja. Salah satu penyebab timbul api adalah kesalahan dalam memakai perangkat listrik di rumah.
Listrik sangat penting untuk mendukung aktivitas penghuni rumah, seperti untuk pencahayaan hingga mengisi daya perangkat elektronik. Namun, penggunaan listrik yang kurang tepat malah menjadi bumerang bagi penghuni rumah.
Spesialis keselamatan listrik sekaligus Dosen Kelistrikan di Politeknik Negeri Jakarta, A Damar Aji pernah menjelaskan kebakaran akibat listrik dipicu oleh arus berlebih dalam aliran listrik. Hal itu membuat kabel menjadi panas sampai isolator pada kabel meleleh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, isolator yang rusak berpotensi terjadi kebocoran arus yang berakhir terjadi korsleting listrik. Adapun tanda-tanda korsleting listrik di antaranya muncul api, asap, atau bau terbakar.
Damar menambahkan, masalah kelistrikan dapat terjadi karena kualitas kabel yang buruk dan kebiasaan buruk penggunanya. Ia pun menyebutkan beberapa kesalahan penggunaan listrik yang memicu kebakaran sebagai berikut.
1. Penggunaan Stopkontak Extension
Penghuni rumah terkadang menggunakan stopkontak extension dengan banyak lubang untuk mengakomodir lebih banyak peralatan elektronik. Akan tetapi, terlalu banyak mencolokkan perangkat ke stopkontak extension dapat memicu korsleting listrik.
Stop kontak extension sebaiknya tidak dipakai semua lubangnya secara bersamaan. Hal ini bisa menyebabkan kabel panas.
"Stop kontak extension yang lubang 3 atau 4 diisi semua dengan beban listrik, magic jar, seterika, dan lain-lain, apa lagi yang roll digulung. Gulungannya bisa panas jika dipakai bersamaan," kata Damar kepada detikcom beberapa waktu lalu.
2. Penempatan Peralatan Listrik yang Salah
Ada penghuni rumah kadang-kadang menaruh peralatan listrik di tempat yang asal-asalan. Kebiasaan itu bisa menimbulkan korsleting listrik.
Sebaiknya jauhkan peralatan elektronik dari lokasi yang terlalu panas. Lalu, hindari menaruh peralatan itu di area yang mudah terbakar.
3. Pakai Tipe Kabel yang Tak Sesuai
Instalasi listrik di rumah mempunyai daya yang besar sehingga kabel yang digunakan tak boleh asal-asalan. Kabel listrik yang dipilih harus mampu mengalirkan daya tersebut. Lalu, pemasangan kabel juga sesuai standar serta tidak longgar, ditumpuk, atau pas dengan besar daya rumah.
4. Banyak Peralatan Elektronik Dipakai Tanpa Henti
Selain itu, penggunaan peralatan elektronik tanpa henti juga menyebabkan masalah listrik. Misalnya, menyalakan kipas angin atau AC seharian tanpa jeda.
Itulah beberapa kebiasaan buruk yang sering menimbulkan korsleting listrik sampai kebakaran. Semoga membantu!
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(dhw/dhw)











































