5 Kode Penting Meteran Listrik, Nomor 3 Berguna Banget!

5 Kode Penting Meteran Listrik, Nomor 3 Berguna Banget!

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Rabu, 06 Mei 2026 08:46 WIB
Layanan kantor Desa Patemon, Jember terhenti gegara tak mampu beli token listrik
Meteran Listrik Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Tombol kWh meter atau meteran listrik biasanya digunakan penghuni rumah, kontrakan, maupun kamar untuk memasukkan token buat isi pulsa. Tak hanya itu, tombol tersebut juga punya banyak fungsi lain, lho.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat Nurmalitasari mengatakan meteran listrik khusus pelanggan prabayar disertai tombol-tombol angka. Pengguna dapat memasukkan berbagai kode untuk mengatur meteran listrik.

"Kalau yang pascabayar biasanya nggak ada angkanya, satu-dua yang biasa kita pencet itu nggak ada. Kalau yang prabayar itu kan ada angkanya," kata Nurmalita kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa saja kode yang bisa digunakan penghuni rumah? Berikut ini penjelasannya.

Daftar Kode untuk Meteran Listrik

Inilah kode-kode penting yang bisa dimasukkan ke kWh meter.

ADVERTISEMENT

1. Cek Sisa Pulsa

Penghuni bisa memeriksa sisa pulsa terkini dengan memasukkan kode '37'. Meski sisa pulsa sebenarnya tertera pada meteran, tampilannya belum tentu dan terkadang berganti-ganti.

2. Atur Alarm

Meteran listrik akan mengeluarkan bunyi alarm untuk menandakan sisa pulsa sudah mencapai batas tertentu. Penghuni bisa mengatur kapan alarm bunyi dengan kode '456' diikuti dengan angka minimal kWh yang diinginkan.

Sebagai contoh, kalau mau meteran listrik bunyi ketika tersisa 10 kWh, masukkan kode '45610'. Jika ingin batas pulsa 5 kWh, masukkan kode '45605'.

3. Matikan Bunyi Sementara

Kemudian, penghuni dapat menghentikan bunyi alarm pakai kode '812'. Namun, penghentian ini hanya berlaku sementara, beberapa menit saja sebelum bunyi kembali. Kode tersebut bermanfaat untuk mengulur waktu sejenak buat isi pulsa.

4. Cek Tegangan Listrik

Jika mau mengecek tegangan listrik, masukkan kode '41'. Kode ini bermanfaat bagi penghuni yang ingin memastikan tegangan listrik sesuai batasan.

"Contohnya kalau lampunya redup-redup, coba cek tegangannya. Tegangannya kok bagus? Berarti bukan dari PLN, bisa jadi lampunya yang sudah habis," ucapnya.

5. Cek Arus Listrik

Lalu, penghuni juga bisa mengecek arus listrik dengan kode '44'. Gunakan kode ini untuk memastikan arus listrik berada dalam batas wajar. Kalau arus listrik terlalu tinggi, penghuni perlu menambah daya sesuai kebutuhan.

Itulah kode meteran listrik yang bermanfaat bagi penghuni rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads