Setelah makan, pekerjaan yang kerap dihindari adalah mencuci piring. Rasanya ingin menunda saja untuk mencuci piring.
Alhasil di bak cucian piring akan menumpuk banyak piring, sendok, gelas, hingga peralatan memasak dalam kondisi kotor. Biasanya tumpukan cucian kotor itu dibersihkan setelah ada waktu luang, seperti setelah selesai berkegiatan atau mungkin keesokan harinya.
detikers, ini bukan contoh yang baik ya. Dilansir dari Martha Statewart, membiarkan cucian kotor semalaman dapat mengakibatkan hal berikut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Mengundang Hama dan Serangga
Membiarkan piring kotor tergeletak, terutama di lokasi yang lembap sama saja menciptakan tempat yang disukai oleh hama dan serangga. Mereka akan segera berkumpul di area cucian piring karena di sana sumber makanannya berasal. Jika hal ini menjadi kebiasaan, mereka bisa saja membuat sarang di dekatnya.
"Segitiga hama adalah apa yang dibutuhkan hama untuk berkembang biak di rumah Anda, dengan tiga titik segitiga tersebut adalah makanan, air, dan tempat berlindung. Anda sekarang telah menciptakan rumah yang sempurna bagi hama, dan sampai ada perubahan, mereka akan menjadi bagian dari rumah dan keluarga Anda," kata Stew Muir manajer keselamatan teknis dan ahli entomologi bersertifikat seperti dikutip detikcom pada Rabu (29/4/2026).
2. Munculnya Lendir Bakteri
Apabila cucian piring kotor direndam semalaman tanpa pakai sabun, hal ini tidak akan membuat piring bersih. Justru akan muncul lender dan air rendaman berubah keruh karena bakteri berkembang biak.
"Lapisan lendir yang terbentuk dapat membuat proses menggosok memakan waktu dua kali lebih lama, jadi perendaman sebaiknya selalu dilakukan dalam jangka pendek, bukan untuk dicuci keesokan harinya," jelas Jennifer Parnell.
Membiarkan piring kotor direndam semalaman akan menciptakan apa yang oleh para ahli disebut sebagai "segitiga hama".
3. Dapur Jadi Kotor dan Bau
Meskipun tidak terlihat, cucian piring kotor dapat membuat dapur kotor juga. Bakteri yang berkembang biak dari piring tersebut bisa mengontaminasi area dapur.
Selain itu, jika ada sisa makanan yang basi atau terkontaminasi dengan bakteri akan muncul bau yang menyebar ke beberapa material berpori di dapur, seperti kayu, kain, dan spons.
"Kayu adalah yang paling rentan. Kayu berpori, sehingga menyerap bau dan kelembapan dengan cepat, dan setiap retakan atau celah menjadi tempat persembunyian yang sempurna bagi bakteri," terang Parnell.
Cucian Piring Kotor Harus Segera Dibersihkan
Piring dan peralatan makan yang kotor harus segera dicuci setelah digunakan. Jangan sampai sisa makanan di piring mengering. Jika tidak ada waktu, saat ini sudah tersedia mesin pencuci piring. Piring, gelas, dan peralatan memasak yang kotor bisa dimasukkan ke mesin dan dicuci secara otomatis.
Solusi lainnya adalah siapkan wadah berisi air panas dan tuang sedikit sabun cuci piring. Rendam piring, gelas, dan barang lainnya lalu rendam. Setelah itu gosok hingga bersih.
"Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah membersihkan semua piring sebelum tidur di malam hari, karena wastafel yang bersih dan kosong akan menghilangkan sumber makanan tetap dan memaksa hama untuk mencari tempat lain," kata Muir.
Itulah alasan piring kotor harus segera dibersihkan, semoga membantu.
(aqi/das)










































