Aliran air keran yang tiba-tiba kecil, tersendat, atau pipa berbunyi keras saat digunakan, bisa jadi tanda adanya masalah pada saluran air di rumah. Kondisi ini bisa membuat aktivitas sehari-hari terganggu, mulai dari mandi, mencuci, hingga memasak.
Salah satu cara aman untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menguras sistem pipa air. Langkah ini juga penting dilakukan saat rumah akan ditinggal lama, memasuki musim hujan, hingga saat renovasi saluran air.
Menguras pipa air rumah sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Proses ini membantu mengeluarkan sisa air, udara berlebih, hingga endapan yang bisa mengganggu aliran air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara Aman Kuras dan Bersihkan Pipa Air
Menguras pipa air bisa membantu mengatasi masalah pada pipa atau yang dikenal sebagai water hammer. Kondisi ini terjadi karena adanya udara berlebih di dalam saluran, sehingga air bergerak tidak stabil.
Selain itu, menguras pipa juga penting saat rumah akan ditinggal dalam waktu lama. Air yang mengendap terlalu lama berisiko menyebabkan kerak, bau, bahkan kerusakan jika pipa bocor.
Dilansir dari The Spruce, berikut langkah aman menguras dan membersihkan pipa air di rumah.
1. Matikan Katup Air Utama
Langkah pertama, tutup katup air utama yang biasanya berada di dekat meteran air. Ini penting agar aliran air benar-benar berhenti sebelum proses pengurasan dimulai.
2. Buka Semua Keran di Lantai Atas
Mulai dari lantai paling atas rumah, buka semua keran wastafel atau keran lain agar udara bisa masuk ke dalam sistem pipa. Udara ini membantu air di dalam saluran turun lebih lancar saat dikuras.
3. Buka Keran di Titik Paling Rendah
Setelah itu, buka keran di area paling bawah rumah, misalnya di kamar mandi bawah, wastafel dapur bawah, atau keran halaman. Biarkan air dari seluruh saluran mengalir keluar lewat titik ini sampai habis.
4. Buka Keran Shower dan Siram Toilet
Buka semua shower atau keran bak mandi agar air yang tersisa di saluran ikut keluar. Jangan lupa siram semua toilet supaya air di tangki juga terkuras. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko endapan dan menjaga kebersihan saluran.
5. Biarkan Keran Tetap Terbuka Sementara
Setelah air habis, biarkan keran tetap terbuka beberapa saat. Ini membantu memastikan tidak ada sisa air yang tertinggal di dalam pipa.
Jika rumah akan ditinggal dalam waktu cukup lama, langkah di atas juga membantu mencegah tekanan berlebih saat air dinyalakan kembali. Dengan cara ini, aliran air di rumah bisa kembali lancar dan risiko kerusakan pipa pun berkurang.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
