Memiliki kolam ikan bisa membantu hunian jadi terasa asri dan indah. Apalagi ditambah gemercik suara air dari kolam yang membuat suasana lebih menenangkan.
Namun, banyak orang yang mengira membuat kolam ikan merupakan hal mudah. Cukup dengan membuat kolam, diisi air, lalu dimasukkan berbagai macam ikan hias.
Nyatanya, membuat kolam ikan di rumah tak hanya sekadar itu. Ada beberapa hal lainnya yang perlu diperhatikan, tapi terkadang sering luput oleh pemilik rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Fishkeeping Forever, berikut hal-hal yang harus diperhatikan sebelum membuat kolam ikan di rumah.
Cari Lokasi yang Tepat
Pastikan sudah tahu di mana kolam ikan akan dibuat. Apakah di belakang rumah, teras depan, atau justru di tengah-tengah ruang tamu.
Namun, disarankan membuat kolam ikan di area yang terkena cukup sinar matahari. Apabila terlalu banyak cahaya matahari justru menyebabkan pertumbuhan alga.
Di sisi lain, jika kolam berada di area minim cahaya matahari maka dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Lalu, pastikan lokasi di tempat datar dan jauh dari akar pohon.
Ukuran dan Bentuk Kolam yang Tepat
Ukuran dan bentuk kolam ikan juga harus disesuaikan dengan sisa ruang di dalam rumah. Memang kolam yang lebih besar dapat menampung banyak ikan, tapi perawatannya harus ekstra.
Jika bosan dengan bentuk kolam ikan yang mengotak, bisa juga didesain melengkung agar terlihat alami.
Ketahui Jenis Ikan yang Dipelihara
Membuat kolam ikan berarti harus memelihara ikan-ikan sampai tumbuh besar. Sebaiknya pilih jenis ikan yang sesuai iklim, ukuran kolam, dan cocok satu sama lain. Soalnya, nggak semua ikan bisa akur saat berada di kolam.
Adapun jenis-jenis ikan yang biasa dipelihara, seperti ikan koi, ikan mas, ikan guppy, ikan maskoki, atau ikan molly.
Cek Pipa Bawah Tanah
Sebelum menggali tanah untuk kolam ikan, pastikan tidak ada pipa bawah tanah, kabel listrik, dan lain sebagainya. Pilih juga area yang tidak terlalu miring.
Jika ragu, periksa akta properti atau otoritas setempat untuk informasi lebih lanjut tentang pipa dan kabel listrik bawah atau di dekat halaman rumah.
Isi Air Kolam Ikan
Ketika mengisi kolam ikan, sebaiknya menggunakan air ledeng tetapi harus sudah tua dan diolah. Bisa juga menggunakan air sumur atau bahkan air hujan.
Dianjurkan menambahkan kondisioner air atau penetral klorin ke air kolam sebelum menambahkan ikan, serta setiap kali mengganti air karena sejumlah alasan.
Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membuat kolam ikan. Semoga bermanfaat!
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(ilf/zlf)











































