Banyak yang Nggak Sadar, Arah Bukaan Rumah Bisa Bikin Tagihan Listrik Bengkak!

Banyak yang Nggak Sadar, Arah Bukaan Rumah Bisa Bikin Tagihan Listrik Bengkak!

Wildan Alghofari - detikProperti
Selasa, 24 Mar 2026 18:21 WIB
Ilustrasi jendela
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/deepblue4you)
Jakarta -

Arah bukaan rumah sering dianggap sepele, padahal jika salah menentukan arahnya, panas bisa terperangkap dan membuat rumah terasa gerah sepanjang hari. Tanpa disadari, pilihan arah rumah sangat berpengaruh pada kenyamanan, kesehatan, hingga besarnya tagihan listrik.

Banyak orang memilih rumah berdasarkan desain dan lokasi, tanpa mempertimbangkan arah hadap bangunan. Padahal, arah bukaan rumah menentukan seberapa banyak cahaya matahari dan panas yang masuk ke dalam ruangan.

Melansir dari Southern Living, setiap arah rumah, baik itu selatan, utara, timur, dan barat memiliki kelebihan sekaligus kekurangan. Masalah bisa saja muncul ketika arah bukaan tidak disesuaikan dengan iklim dan kebutuhan penghuni, sehingga udara panas bisa terjebak dan sirkulasi udara menjadi tidak optimal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesalahan Umum dalam Menentukan Arah Bukaan Rumah

Kesalahan dalam menentukan arah bukaan rumah sering terjadi karena keinginan mendapatkan cahaya alami sebanyak mungkin, tanpa memikirkan panas berlebih yang ikut masuk ke dalam rumah. Dilansir dari situs Southern Living, berikut ini penjelasannya.

1. Bukaan Menghadap Selatan Tanpa Proteksi Panas

Rumah yang menghadap selatan memang terkenal memiliki cahaya alami paling terang sepanjang hari. Namun, tanpa perlindungan yang tepat, paparan sinar matahari berlebih dapat membuat panas terus masuk dan terperangkap di dalam ruangan.

ADVERTISEMENT

Rumah menghadap selatan rentan mengalami peningkatan suhu, terutama di musim kemarau. Panas yang masuk melalui jendela dapat memudarkan furnitur dan meningkatkan beban pendingin ruangan. Jika bukaan besar tidak dilengkapi tirai, penutup jendela anti cahaya, atau lapisan penghalang sinar UV, rumah akan terasa lebih panas dan boros energi.

2. Bukaan Barat yang Terpapar Matahari Sore

Bukaan rumah ke arah barat sering dipilih demi menikmati pemandangan matahari terbenam. Namun, jika arah bukaan seperti pintu dan jendela tidak dirancang dengan baik, akan menjadi salah satu kesalahan terbesar yang menyebabkan panas terperangkap.

Sinar matahari sore dari arah barat dikenal paling terik. Saat panas masuk menjelang malam, suhu ruangan sulit turun meskipun matahari sudah terbenam. Akibatnya, kenyamanan penghuni akan terganggu jika tidak dibantu dengan penggunaan AC.

3. Mengabaikan Stabilitas Cahaya dari Arah Utara

Banyak orang menghindari bukaan menghadap utara karena dianggap rumah akan kekurangan cahaya. Padahal, kesalahan ini justru membuat rumah kehilangan keseimbangan suhu.

Rumah dengan bukaan yang menghadap utara, cenderung mendapatkan cahaya yang lebih stabil. Jika bukaan ke arah utara sama sekali tidak dimanfaatkan, rumah tidak akan terasa sejuk saat musim kemarau. Sebaliknya, terlalu mengandalkan bukaan ke selatan atau barat justru membuat panas lebih mudah terperangkap di dalam rumah.

4. Tidak Menyesuaikan Bukaan Arah Timur dengan Fungsi Ruangan

Bukaan menghadap timur sering dianggap aman karena hanya menerima sinar matahari pagi. Namun, kesalahan terjadi ketika arah ini tidak disesuaikan dengan fungsi ruang.

Sinar matahari pagi memang membantu menghangatkan rumah secara alami. Namun, jika seluruh bukaan utama berada di timur tanpa sirkulasi silang, udara panas tetap dapat terperangkap. Ruangan yang seharusnya sejuk di siang hari justru bisa menjadi pengap karena aliran udara tidak berjalan optimal.

Agar udara panas tidak terperangkap di dalam rumah, arah bukaan harus direncanakan secara seimbang dan disesuaikan dengan iklim serta fungsi ruangan. Memanfaatkan bukaan ke arah utara, membatasi paparan berlebih dari selatan dan barat dengan pelindung yang tepat, serta memastikan sirkulasi udara silang berjalan baik dapat membantu menjaga suhu rumah tetap sejuk, nyaman, dan lebih hemat energi.

Dengan memahami karakter setiap arah dan menyesuaikannya dengan kebutuhan, rumah dapat terhindar dari udara panas yang terperangkap dan tetap nyaman sepanjang hari.

(das/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads