Banyak Orang Tak Tahu! Islam Ternyata Mengatur Tinggi Pagar Rumah

Langkah Emas Raih Kemenangan

Banyak Orang Tak Tahu! Islam Ternyata Mengatur Tinggi Pagar Rumah

ilham fikriansyah - detikProperti
Senin, 16 Mar 2026 05:04 WIB
Banyak Orang Tak Tahu! Islam Ternyata Mengatur Tinggi Pagar Rumah
Ilustrasi pagar rumah. Foto: Adobe Stock
Jakarta -

Hampir setiap rumah di Indonesia dipasangi pagar yang fungsinya sebagai pembatas sekaligus pengaman agar hunian tidak dimasuki sembarang orang. Umumnya pagar terbuat dari material besi, tapi ada juga yang menggunakan batu bata atau kayu.

Menariknya, tinggi pagar rumah terkadang berbeda-beda. Ada yang tingginya hanya satu meter, tapi beberapa rumah ada yang tingginya lebih dari dua meter. Biasanya, rumah-rumah orang kaya memiliki pagar yang tinggi demi memberikan keamanan ekstra.

Namun, tinggi pendeknya pagar rumah ternyata telah ditentukan dalam Islam. Dengan begitu, umat muslim tidak bisa sembarangan membangun pagar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam jurnal ilmiah berjudul Islamic Values in The Design of Residential Internal Layout yang ditulis oleh Mohd Akil Muhamed Ali, Mohd Farhan Md Ariffin, Mohd Nazri Ahmad, dan Shafiza Safie, pagar rumah sangat dianjurkan terbuat dari material plester batu bata.

Tidak hanya kokoh, material ini dapat memberikan privasi yang lebih baik bagi penghuni rumah, terutama para wanita. Soalnya perempuan sering kali menjemur pakaian di halaman rumah, sehingga perlu privasi dengan membuat pagar yang aman dan tidak ada celah dari luar.

ADVERTISEMENT

Jurnal tersebut juga membahas soal tinggi pagar rumah yang disarankan melebihi ketinggian mata. Tentu alasannya sama, yakni menjaga privasi penghuni rumah agar tidak diintip dari luar.

Di sisi lain, ketinggian pagar juga harus diperhatikan dan tidak boleh terlalu tinggi supaya hubungan dengan tetangga dapat terus terjalin. Sebab, sejumlah orang menilai semakin tinggi pagar rumah seseorang maka mereka orang yang tertutup dan enggan berkumpul dengan tetangga.

Mengutip dari jurnal ilmiah berjudul 'Of Fences and Neighbours: An Islamic Perspective on Interfaith Engagement For Peace' oleh Ingrid Mattson, pagar rumah sebaiknya tidak boleh terlalu tinggi sampai menimbulkan bayangan besar di halaman rumah tetangga.

Soalnya, bayangan tersebut dapat menghalangi cahaya matahari yang masuk ke kebun mereka. Ketentuan ini merujuk pada hadis Rasulullah sebagai etika atau moral bagi umat muslim yang berbunyi la darara wa la dirar yang artinya tidak diperbolehkan menyebabkan kerugian atau membalas kerugian.

(ilf/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads