Jangan Mudik Dulu! Lakukan 7 Hal Ini agar Rumah Tak Kebanjiran

Jangan Mudik Dulu! Lakukan 7 Hal Ini agar Rumah Tak Kebanjiran

Wildan Alghofari - detikProperti
Selasa, 10 Mar 2026 09:12 WIB
Ilustrasi banjir
Ilustrasi Banjir. Foto: iStock
Jakarta -

Lebaran menjadi momen bagi banyak orang untuk pulang ke kampung halaman dan meninggalkan rumah selama beberapa hari. Namun, di tengah musim hujan, terutama bagi pemilik rumah yang tinggal di daerah rawan banjir, situasi ini sering menimbulkan kekhawatiran tersendiri.

Rumah yang kosong berisiko terdampak banjir tanpa ada yang bisa segera menanganinya. Air yang masuk ke rumah saat ditinggal bisa merusak perabotan, peralatan elektronik, hingga struktur bangunan.

Karena itu, penting melakukan sejumlah langkah pencegahan sebelum bepergian jauh. Persiapan sederhana dapat membantu meminimalkan kerusakan jika banjir terjadi saat rumah kosong.

Cara Melindungi Rumah Rawan Banjir Sebelum Ditinggal Mudik

Dilansir dari situs Home Owners Alliance & Homes and Gardens, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melindungi rumah dari banjir.

1. Siapkan Karung Pasir di Sekitar Pintu

Karung pasir menjadi cara paling sederhana untuk menghalangi air masuk ke rumah. Karung ini dapat diletakkan di depan pintu, garasi, atau titik yang berpotensi menjadi jalur masuk air. Metode ini lebih efektif untuk banjir permukaan dan kurang efektif untuk banjir air tanah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Tutup Lubang Ventilasi

Air banjir bisa masuk melalui lubang ventilasi yang berada dekat permukaan tanah. Karena itu, gunakan penutup ventilasi khusus untuk mencegah air masuk ke dalam rumah. Penutup ini bersifat sementara dan harus dilepas setelah banjir surut agar ventilasi bisa kembali berfungsi dengan baik.

3. Pasang Pompa Air Otomatis

Pasang dan gunakan pompa air yang dapat bekerja secara otomatis ketika genangan sudah naik ke batas yang dianggap membahayakan. Sebagai contoh, jika genangan air sudah masuk ke dalam ruangan dan tingginya mencapai batas yang telah ditentukan, maka sensor akan mengaktifkan mesin pompa air.

ADVERTISEMENT

Namun, penting untuk diperhatikan bahwa terkadang pompa otomatis bisa berisiko mampet karena terkadang ada limbah berukuran besar yang tanpa sengaja ikut masuk. Mintalah kerabat atau tetangga terdekat untuk mengecek pompa.

4. Pasang Katup Satu Arah pada Saluran Pembuangan

Katup satu arah dapat mencegah air limbah mengalir balik melalui saluran pembuangan seperti toilet atau wastafel saat banjir terjadi. Pemasangan komponen ini cukup penting terutama di daerah yang sering mengalami luapan air atau sistem drainase yang kurang baik.

5. Pindahkan Barang dan Perabotan ke Area yang Lebih Tinggi

Jika rumah memiliki lantai dua, sebelum meninggalkan rumah segera pindahkan dokumen penting, barang berharga, dan perangkat elektronik ke lantai atas. Apabila tidak ada lantai atas, barang-barang tersebut bisa disimpan di rak tinggi atau wadah kedap air untuk mengurangi risiko kerusakan.

6. Bersihkan Talang dan Atur Saluran Air

Perawatan rutin seperti membersihkan talang air dan pipa pembuangan juga sangat penting. Talang yang tersumbat oleh daun atau kotoran dapat menyebabkan air hujan meluap dan mengalir ke fondasi rumah.

Selain itu, pengaturan lanskap halaman juga dapat membantu mengarahkan aliran air menjauh dari bangunan. Para ahli menyarankan agar permukaan tanah dibuat sedikit miring menjauh dari rumah sehingga air hujan tidak mengalir menuju fondasi bangunan. Selain itu, penggunaan tanaman atau taman resapan juga dapat membantu menyerap kelebihan air saat hujan deras.

7. Tutup Celah Dinding dan Lantai

Celah kecil pada dinding atau lantai dapat menjadi jalur masuknya air. Oleh karena itu, gunakan bahan penyegel kedap air untuk menutup retakan atau celah yang ada. Langkah ini dapat membantu mengurangi rembesan air saat terjadi hujan deras atau banjir.

Banjir memang tidak selalu bisa dicegah sepenuhnya, tetapi risiko kerusakan dapat dikurangi dengan persiapan yang tepat. Melakukan langkah-langkah pencegahan sebelum mudik, dapat membantu menjaga rumah tetap aman meski ditinggal dalam beberapa hari. Dengan persiapan yang tepat, detikers bisa mudik dengan lebih tenang tanpa khawatir rumah terdampak banjir.

(zlf/zlf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads