Bikin Tempat Wudhu di Rumah? Segini Tinggi Ideal Keran Rekomendasi Arsitek

Langkah Emas Raih Kemenangan

Bikin Tempat Wudhu di Rumah? Segini Tinggi Ideal Keran Rekomendasi Arsitek

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Senin, 23 Feb 2026 03:00 WIB
Warga Klaten menunjukkan keran PDAM yang tidak mengalir, Jumat (4/3/2022).
Ilustrasi Keran Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
Jakarta -

Sebelum menunaikan ibadah salat, seorang muslim harus menyucikan diri dengan berwudhu. Sering kali wudhu dilakukan menggunakan air yang mengalir dari keran di kamar mandi atau tempat wudhu.

Jika ingin memasang keran buat wudhu di rumah, sebaiknya perhatikan ketinggiannya. Sebab, ketinggian keran mempengaruhi kenyamanan penggunanya.

Sebaiknya sesuaikan posisi keran dengan penggunanya. Apalagi kalau ada beragam tipe pengguna keran, mulai dari orang dewasa, anak kecil, bahkan lansia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu, berapa tinggi ideal keran wudhu? Berikut ini penjelasan dari arsitek.

Tinggi Ideal Keran Wudhu

Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta Teguh Aryanto mengatakan tinggi keran idealnya 50-75 cm. Tingginya dapat disesuaikan dengan penghuni rumah.

ADVERTISEMENT

"Kalau yang idealnya 50cm-75 cm. Artinya tidak terlalu tinggi tapi juga tidak terlalu rendah karena kan kalau terlalu rendah orang jadi terlalu bungkuk," kata Teguh kepada detikProperti, Minggu (22/2/2026).

Jika membuat musala di rumah, pemilik dapat memilih satu level keran dalam rentang ketinggian tersebut. Namun, tinggi keran tetap boleh disesuaikan misalkan 50 cm untuk anak-anak dan 75 cm untuk dewasa.

Kemudian, jarak antara pijakan ke keran dapat dibuat sekitar 30 cm. Jarak ini juga berlaku untuk tempat duduk.

Di sisi lain, berwudhu tidak selalu dalam keadaan berdiri. Sebagian orang mungkin lebih nyaman berwudhu dalam keadaan duduk.

Buat wudhu sambil duduk, tinggi keran dapat disesuaikan dalam rentang 20-40 cm. Lalu, ketinggian tempat duduk direkomendasikan dibuat 40 cm. Pemilik bisa membuat tempat duduk berbentuk kotak dengan dimensi 40x40x40 cm bila ada cukup ruang.

Selain itu, ada baiknya memasang railing atau pegangan dekat tempat wudhu jika ada penghuni yang sudah lansia. Dengan begitu, pengguna lansia lebih mudah dan aman melakukan wudhu.

Itulah seputar pemasangan keran wudhu di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini



(dhw/zlf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads