Banyak sekali perilaku Nabi Muhammad SAW yang bisa dicontoh, terutama kegiatannya selama berada di rumah. Salah satunya adalah menutup pintu rumah saat menjelang maghrib.
Sebenarnya kebiasaan ini juga dilakukan oleh hampir masyarakat di Indonesia. Saat langit gelap, jendela dan pintu mulai ditutup. Lalu, lampu dinyalakan. Namun, mungkin sebagian orang berpikir perilaku ini untuk mencegah nyamuk masuk ke rumah karena mereka aktif saat hari sudah gelap. Ada juga yang melakukan hal ini karena untuk mengamankan rumah.
Ternyata kebiasaan ini dianjurkan karena Nabi Muhammad SAW juga melakukan hal yang sama. Alasannya adalah setan mulai berkeliaran saat menjelang maghrib. Selain menutup akses masuk rumah, anak-anak dan semua orang diminta sudah berada di dalam rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits dari Jabir bin Abdillah RA, Nabi SAW bersabda:
"Jika masuk awal malam - atau beliau mengatakan: jika kalian memasuki waktu sore - maka tahanlah anak-anak kalian karena setan sedang berkeliaran pada saat itu. jika sudah lewat sesaat dari awal malam, bolehlah kalian lepaskan anak-anak kalian. Tutuplah pintu-pintu dan sebutlah nama Allah karena setan tidak bisa membuka pintu yang tertutup." (HR Bukhari dan Muslim)
Dilansir detikHikmah, menurut buku Hidup Bersama Rasulullah Muhammad Shallallahu 'alaihi wa Sallam tulisan Daeng Naja, Nabi Muhammad SAW juga menganjurkan kaum muslimin untuk tidak melepaskan hewan-hewan ternak mereka pada waktu matahari terbenam. Makna awal malam pada hadits tersebut adalah setelah terbenamnya matahari.
"Jangan lepaskan hewan-hewan ternak dan anak-anak kalian ketika matahari terbenam sampai berlalunya awal Isya karena para setan berkeliaran antara waktu terbenamnya matahari sampai berlalunya awal Isya." (HR Muslim)
Imam Ibnu Abdilbarra melalui Al Istidzkar mengatakan anjuran menutup pintu-pintu rumah pada waktu Maghrib dimaksudkan sebagai upaya menjaga diri dari gangguan setan dan jin. Kedua makhluk itu tidak dapat membuka pintu yang tertutup.
Adab lainnya yang harus dilakukan adalah membaca basmalah. Hal ini bukan hanya menyelamatkan penghuni rumah, melainkan menghalangi setan agar tidak masuk.
Hadits lain yang menyebutkan perintah untuk menutup pintu pada saat Maghrib bersumber dari riwayat Ahmad. Berikut bunyi haditsnya.
اَغْلِقُوا الْأَبْوَابَ بِالَّيْلِ وَأَطْفِئُوا السُّرْجَ وَأَوْكُوا الأَسْقِيَةَ وَخَمِرُوا الطَّعَامَ وَالشَّرَابَ وَلَوْ أَنْ تَعْرُضُوا عَلَيْهِ بِعُوْدٍ
Artinya: "Tutuplah pintu-pintu ketika malam, dan matikanlah lampu-lampu. Tutuplah bejana serta tempat makan dan minum, walau hanya engkau taruh sepotong kayu di atasnya." (HR Ahmad)
Dalam buku Sehari Semalam Bersama Rasulullah Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam oleh Daeng Naja, dijelaskan ketika masuk Maghrib, banyak anak-anak dan rumah-rumah yang dihinggapi setan, sementara orang tua tidak menyadarinya. Dengan menutup pintu dapat mencegah hal tersebut terjadi.
Alasan setan masuk ke rumaha dalah mencari tempat berlindung ini melarikan diri dari setan lain yang memiliki kekuatan lebih besar. Mereka akan bergerak dengan cepat melebihi kecepatan manusia.
Perlu dipahami, anjuran atau perintah menutup pintu ketika Maghrib tidak berlaku jika ada alasan darurat untuk membukanya.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(aqi/das)










































