Belanja online sudah menjadi bagian dari keseharian banyak keluarga di rumah tapak maupun apartemen. Namun, semakin sering paket datang, semakin besar pula risiko kehilangan jika rumah sedang kosong tanpa pengawasan.
Paket yang dibiarkan di teras atau depan pagar dalam waktu lama rentan dicuri, terutama di kawasan hunian dengan lalu lintas kendaraan dan pejalan kaki yang cukup ramai. Karena itu, pemilik rumah perlu menyiapkan sistem pengamanan yang sesuai dengan kondisi rumah agar paket tetap aman meski tidak ada orang di rumah.
5 Cara Agar Paket Tetap Aman Meski Rumah Kosong
Saat rumah sedang kosong, penting untuk memastikan ada pengamanan di area depan rumah. Melansir situs Consumer Reports dan Frase Protection, berikut ini beberapa cara agar paket tetap aman meski rumah sedang kosong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Pasang Smart Doorbell dan Kamera CCTV di Area Depan Rumah
Memasang bel pintar atau sistem keamanan seperti kamera CCTV dapat membantu pemilik rumah memantau teras, pagar, dan area depan rumah secara real time melalui ponsel.
Penempatan ideal berada di dekat pintu utama atau menghadap ke gerbang agar area penerimaan paket terlihat jelas. Selain untuk memantau paket yang datang, keberadaan kamera juga berfungsi sebagai pencegah karena aktivitas di depan rumah terekam.
2. Gunakan Kotak Paket Berkunci di Teras atau Pagar
Untuk rumah tapak, kotak paket berkunci bisa diletakkan di sudut teras yang tidak langsung terlihat dari jalan. Pastikan kotak terbuat dari material kuat dan tahan cuaca.
Kotak ini memungkinkan kurir meletakkan paket dengan aman tanpa harus meninggalkannya dengan terbuka di depan pintu. Solusi ini cocok untuk rumah dengan pagar rendah atau tanpa kanopi lebar.
3. Sediakan Area yang Tersembunyi
Sediakan area tersembunyi untuk penerimaan paket. Misalnya partisi untuk penyekat dan penutup, pot bunga besar, ataupun kursi dan meja di teras. Dengan menyediakan area tersembunyi ini, akan membuat paket tidak terlihat jelas dari luar dan mengurangi risiko pencurian saat rumah kosong. Jangan lupa berikan instruksi pada kurir agar paket disimpan di area yang tersembunyi.
4. Optimalkan Peran Pos Keamanan
Untuk rumah yang berada di kawasan perumahan atau cluster, pos keamanan dapat difungsikan sebagai titik penerimaan paket sementara saat penghuni tidak berada di rumah. Cara ini membuat paket tetap berada dalam pengawasan petugas, sehingga tidak diletakkan begitu saja di teras atau depan pintu yang mudah terlihat dari jalan. Selain lebih aman, cara ini juga membuat pengelolaan lingkungan hunian yang tertata.
5. Minta Bantuan Tetangga atau Satpam Perumahan
Dalam lingkungan perumahan, kerja sama antar tetangga sangat membantu. Mintalah bantuan tetangga sebelah rumah untuk menerima atau mengamankan paket sementara waktu. Selain itu, pemilik rumah juga dapat menginformasikan kepada petugas keamanan perumahan agar paket dapat dititipkan sementara saat rumah tidak berpenghuni.
Keamanan rumah menjadi hal utama yang tidak bisa diabaikan. Dengan penataan area depan rumah yang tepat serta dukungan lingkungan sekitar, risiko kehilangan paket saat rumah kosong dapat diminimalkan secara signifikan.
(das/das)










































