Menyimpan barang di rumah sering dianggap perkara sepele. Selama rapi dan tidak mengganggu, banyak orang merasa tidak ada masalah dengan menaruh barang di sembarang tempat. Padahal, kebiasaan ini diam-diam bisa berdampak besar pada kondisi barang dan keamanan rumah.
Sejumlah barang rumah tangga ternyata sangat sensitif terhadap suhu, kelembapan, dan perubahan lingkungan. Jika disimpan di tempat yang keliru, barang-barang tersebut bisa cepat rusak, kehilangan fungsi, bahkan berpotensi menimbulkan bahaya bagi penghuni rumah.
Banyak orang baru menyadari kesalahan ini setelah barang mengalami kerusakan atau tidak lagi bisa digunakan. Tanpa disadari, tempat penyimpanan yang dianggap praktis justru menjadi penyebab utama barang cepat rusak dan menimbulkan masalah di kemudian hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir The Spruce, berikut ini beberapa barang yang tidak boleh diletakkan sembarangan di rumah.
1. Lampu Bohlam
Lampu bohlam tidak boleh disimpan sembarangan karena terbuat dari kaca yang rapuh dan sensitif terhadap perubahan suhu. Paparan panas, dingin berlebihan, serta kelembapan dapat mempercepat kerusakan dan menurunkan fungsinya.
Sebaiknya bola lampu disimpan di dalam ruangan dengan suhu yang stabil dan kering. Tempat seperti lemari penyimpanan ataupun rak kabinet dalam ruangan lebih aman untuk menjaga kualitasnya.
2. Cat
Biasanya sisa cat disimpan di garasi ataupun area luar rumah. Padahal barang ini tidak boleh disimpan sembarangan karena sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Paparan cahaya dapat merusak kandungan kimia cat sehingga menggumpal, terpisah, dan akhirnya tidak dapat digunakan.
Sebaiknya cat disimpan di dalam rumah dengan suhu yang stabil dan terkontrol, seperti gudang atau ruang penyimpanan dalam ruangan lainnya. Selain itu, cat yang sudah dibuka perlu diperhatikan masa simpannya agar tetap layak digunakan.
3. Karpet
Karpet tidak bisa diletakkan sembarangan karena sangat rentan terhadap kelembapan dan uap air. Kondisi tersebut dapat memicu pertumbuhan jamur dan lumut yang merusak serat karpet secara permanen.
Sebaiknya karpet yang digulung disimpan di dalam ruangan yang kering, seperti lemari, kamar, atau area penyimpanan lainnya di dalam rumah. Jika terpaksa disimpan di ruang yang rentan debu, karpet harus dibungkus plastik dan tertutup rapat agar terlindung dari kelembapan.
4. Dokumen
Dokumen berbahan kertas sangat mudah menyerap kelembapan dan rentan rusak. Menumpuk dokumen atau menyimpannya di tempat lembap dapat melemahkan serat kertas, memudarkan tinta, dan membuat dokumen sulit diorganisasi.
Sebaiknya dokumen disimpan di tempat yang kering dan tertata rapi. Gunakan map dan letakkan di lemari ataupun rak dengan posisi vertikal agar lebih aman dan mudah dicari saat dibutuhkan. Hindari menyimpannya di lemari kayu karena lemari kayu mudah lembap sehingga bisa merusak dokumen.
5. Obat-obatan
Perubahan suhu dan tingkat kelembapan yang tinggi dapat mempengaruhi kandungan obat. Jika disimpan di tempat yang kurang tepat, obat berisiko mengalami penurunan mutu sebelum masa kedaluwarsanya dan membahayakan jika dikonsumsi kemudian hari.
Agar tetap aman, letakkan obat di satu tempat khusus seperti box ataupun tas, kemudian simpan di lemari, nakas, ataupun rak. Hindari menyimpan obat di dekat alat elektronik seperti di atas kulkas karena suhu di area tersebut cenderung tidak stabil.
Dengan memperhatikan tempat penyimpanan yang tepat, kerusakan barang dan potensi bahaya di rumah sebenarnya bisa dihindari. Mulai sekarang, hindari menyimpan barang secara sembarangan agar tetap aman, awet, dan layak digunakan.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(abr/abr)











































