Bersih-bersih rumah merupakan kegiatan yang wajib dilakukan secara rutin. Langkah ini agar rumah jadi terlihat lebih bersih, estetik, dan rapi.
Membersihkan rumah bisa dilakukan dengan menyapu lantai, membersihkan langit-langit, lalu diakhiri dengan mengepel. Kegiatan bersih-bersih rumah umumnya dilakukan setiap hari, tapi bisa juga setiap seminggu sekali.
Meski begitu, sejumlah pakar menilai ada beberapa tempat di rumah yang justru nggak perlu dibersihkan setiap hari. Sebab, ada barang atau area di rumah malah jadi cepat rusak karena terlalu sering terpapar cairan pembersih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ingin tahu apa saja area di rumah yang tidak perlu dibersihkan setiap hari? Simak penjelasannya dalam artikel ini.
Area di Rumah yang Tak Perlu Dibersihkan Secara Rutin
Dilansir situs The Spruce, berikut sejumlah area di rumah yang menurut pakar tidak perlu dibersihkan secara rutin:
1. Lemari Dapur
Lemari dapur. Foto: Getty Images/imaginima |
Apabila sering memasak, dapur jadi tempat yang perlu dibersihkan secara berkala. Sisa minyak dan bumbu makanan terkadang kerap berceceran di atas kompor dan lantai dapur.
Namun, bagian lemari dapur justru tidak perlu dibersihkan setiap hari. Pakar kebersihan sekaligus pemilik Cleaning Estimate Galia Ivanova menyebut lemari dapur cukup dibersihkan sesekali saja.
"Cukup dengan mengelap lemari dapur untuk menghilangkan debu atau remah dan tumpahan makanan yang terlihat sudah lebih dari cukup," kata Ivanova, dikutip dari The Spruce.
Apabila lemari dapur ketumpahan bumbu masak, saus, atau minyak goreng maka harus dibersihkan segera. Bersihkan dengan kain lap kering untuk mengangkat sisa noda, lalu dilap lagi dengan kain basah dan cairan pembersih agar tidak ada noda yang menempel.
2. Permukaan Granit dan Marmer
Menjaga kebersihan granit dan marmer sangatlah penting, terlebih kedua material ini punya harga yang mahal. Namun, membersihkan marmer dan granit setiap hari justru tidak disarankan karena bisa merusak permukaannya.
"Granit dan marmer adalah permukaan yang sensitif dan jika Anda menggunakan bahan kimia abrasif atau menggosoknya terlalu keras, maka Anda akan merusak permukaan tersebut," ujar pakar kebersihan Alessandro Gazzo.
Daripada membersihkan marmer dan granit menggunakan bahan kimia keras, Gazzo menyarankan untuk memakai air dan sabun yang dirancang khusus untuk granit dan marmer.
3. Pintu Lemari
Lemari pakaian. Foto: Getty Images/iStockphoto/dmitriymoroz |
Terkadang ada partikel debu dan noda yang menempel di pintu lemari. Bahkan, sering terdapat bekas sidik jari yang menempel pada pintu lemari kaca, sehingga terlihat kusam dan jelek.
Tak ada salahnya untuk membersihkan pintu lemari agar bersih dan kinclong. Namun, Ivanova menyarankan untuk membersihkan pintu lemari cukup setiap seminggu sekali, sehingga tak perlu dibersihkan setiap hari.
"Cukup usap pintu lemari dengan kain untuk menghilangkan sidik jari dan noda, biasanya itu saja yang dibutuhkan," jelasnya.
4. Lis Dinding dan Lis Lantai
Membersihkan lis lantai dan lis dinding dapat menciptakan kesan bersih pada ruangan, tapi tidak perlu dibersihkan hampir setiap hari. Terlalu sering digosok atau terkena cairan pembersih kimia justru dapat merusak permukaan lis.
"Pembersihan yang berlebihan dapat mengikis cat atau lapisan pelindung, sehingga membuatnya terlihat lebih buruk seiring waktu," tutur Ivanova.
Itulah empat area di rumah yang tidak perlu dibersihkan setiap hari. Semoga bermanfaat!
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(ilf/abr)













































