Ada kucing di rumah memang dapat membuat kita bahagia, tidak sendirian, dan menyenangkan. Namun, ada satu masalah yang terkadang tidak disadari, yakni rumah jadi bau kotoran kucing.
Baunya cukup khas, terkadang tercium bau pesing karena kotoran kucing. Bisa juga tercium bau amis dari bulu yang rontok atau bau dari makanannya.
Bagi pemilik rumah, bau seperti ini pasti sudah biasa, tidak akan mengganggu. Bau ini akan menjadi masalah ketika ada tamu datang dan membuat mereka kurang nyaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perlu diingat bau ini bisa muncul setiap hari sehingga pemilik kucing harus peka soal ini dan mencari solusinya. Dilansir House Fresh, berikut beberapa cara menghilangkan bau kucing di rumah agar tidak mengganggu orang lain.
1. Buka Jalur Ventilasi yang Banyak
Masalah bau yang mengganggu dapat diatasi paling cepat dengan membuka jalur udara di rumah melalui jendela dan pintu. Udara yang masuk dari luar dapat mendorong bau keluar. Sirkulasi udara yang bagus di rumah juga akan mencegah bau menempel pada berbagai permukaan di rumah.
2. Rajin Bersihkan Kotak Pasir Kucing
Kotak pasir kucing merupakan sumber bau tak sedap. Saat ini sudah banyak inovasi kotak pasir untuk kucing yang bisa meredam bau tersebut, bahkan bisa membersihkan secara otomatis. Pemilik anabul hanya perlu membuang pasir bekas kotoran kucing yang sudah ditutup rapi di dalam plastik.
Apabila kotak pasir yang dipakai masih sederhana, sebaiknya sehari sekali pasirnya diganti. Jika kucingnya cukup banyak bisa dua kali sehari. Lalu, seminggu sekali bersihkan kotak pasir dengan sabun dan air. Sebaiknya pilih sabun yang tanpa pewangi karena bahan kimia yang kuat, seperti amonia atau pemutih dapat membahayakan kucing.
Selain itu, bersihkan lantai di bawah dan di sekitar kotak pasir dengan penyedot debu dan dipel setiap kali membersihkan kotak pasir. Jangan lupa cuci juga sekop kotoran kucing setiap kali selesai digunakan agar tetap bersih.
3. Bersihkan Perabotan yang Kerap Didatangi Kucing
Bulu kucing bisa menempel di mana saja, bahkan baju yang sedang dipakai pemiliknya. Barang-barang tersebut harus rajin dibersihkan. Untuk perabotan yang keras bisa dengan campuran cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1. Setelah dioleskan dan digosok halus, biarkan kering. Baunya akan menghilang setelah cairannya mengering.
Cuka bisa dipakai untuk membersihkan material logam, plastik, kayu (asalkan tidak dilapisi lilin), kaca, dan kulit. Jangan pakai untuk membersihkan batu alam karena bisa mengikis permukaannya.
4. Rawat Kucing
Bau dari kucing memang merupakan faktor alami, tetapi dengan merawatnya dengan benar dan memberikan makan yang aman, masalah kotoran bau, bulu rontok, ketombe, dan lainnya dapat teratasi. Diskusikan kebutuhan spesifik kucing dengan dokter hewan untuk menemukan makanan yang paling sesuai.
Itulah beberapa cara mengatasi bau kucing di rumah, semoga membantu.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(aqi/das)










































