Memiliki rumah berukuran besar merupakan impian banyak orang. Selain terkesan mewah, rumah yang luas menawarkan kenyamanan dengan ruang yang lebih leluasa bagi penghuninya.
Bayangkan, tinggal di rumah besar berarti penghuni bisa bebas berjalan ke sana ke mari. Tak perlu khawatir menyenggol barang di ruangan yang sempit.
Menurut arsitek sekaligus dosen Binus University, Denny Setiawan, sebuah rumah bisa dikatakan besar jika ada banyak ruang tambahan di luar kebutuhan utama. Ruangan itu sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan, tetapi dapat menambah kenyamanan penghuni. Contohnya seperti dapur bersih, ruang gym, ruang kerja, hingga perpustakaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika kebutuhan tersier itu difasilitasi atau ada di dalam rumah, berarti itu adalah rumah besar, rumah mewah," kata Denny kepada detikProperti, Rabu (30/9/2026).
Di satu sisi, rumah besar memang memberikan fleksibilitas bagi penghuninya untuk melakukan berbagai aktivitas di rumah. Namun mempunyai rumah berukuran besar nggak selalu enak, lho.
Lalu, apa saja kelebihan dan kekurangan punya rumah besar? Simak selengkapnya berikut ini.
Kelebihan Punya Rumah Besar
Inilah kelebihan mempunyai rumah besar menurut arsitek.
1. Fleksibel
Penghuni rumah punya fleksibilitas atau kebebasan untuk melakukan berbagai aktivitas di rumah yang besar. Ada banyak ruang yang dapat digunakan buat beraktivitas, misalnya bekerja dengan tenang di ruang kerja atau berolahraga di ruang gym.
2. Ruang Gerak Lebih Leluasa
Selain itu, rumah yang luas membuat penghuni lebih leluasa bergerak sehingga tidak mudah merasa sumpek. Pemandangan di dalam rumah juga lebih lebih luas.
Penghuni bisa berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain, bahkan punya ruang untuk sekadar meregangkan tubuh.
3. Simbol Status Sosial
Rumah yang besar bisa menunjukkan bahwa pemiliknya punya status sosial yang tinggi. Sebab, rumah dapat mencerminkan kemampuan finansial pemilik. Apalagi, rumah besar identik dengan nilai properti yang tinggi.
"Rumah dapat menjadi alat untuk menunjukkan tingkat strata sosial dari pemilik rumah," katanya.
4. Privasi
Penghuni rumah besar juga bisa mendapatkan lebih banyak privasi. Dengan banyaknya ruang yang tersedia, setiap penghuni bisa punya ruang sendiri untuk beraktivitas atau sekadar menyendiri tanpa mengganggu satu sama lain. Apalagi kalau itu terdapat sejumlah kamar mandi, penghuni tidak perlu repot bergantian.
5. Banyak Tempat Penyimpanan
Selain itu, rumah yang luas menyediakan banyak ruang untuk menyimpan barang. Penghuni pun bisa lebih leluasa menyimpan barang tanpa merasa sumpek.
Kekurangan Punya Rumah Besar
Di sisi lain, mempunyai rumah besar juga tidak selalu indah. Berikut ini kekurangan memiliki rumah besar.
1. Interaksi Penghuni Rumah
Saking luasnya, rumah besar justru membuat penghuninya sering sibuk di ruang masing-masing. Akibatnya, interaksi dengan penghuni lain bisa berkurang. Bahkan, untuk sekadar memanggil anggota keluarga dari ruangan lain pun kadang harus lebih keras karena jaraknya jauh.
"Negatifnya rumah besar, interaksi antara keluarga mungkin agak terganggu atau agak sulit dicapai. Jadi satu orang anak nggak ketemu sama bapaknya," imbuhnya.
2. Biaya Perawatan Mahal
Perawatan rumah besar tentunya lebih mahal daripada rumah biasa. Bayangkan saja, ada lebih banyak tembok yang perlu dicat ulang. Lalu, mengepel lantai pun membutuhkan lebih banyak cairan pembersih. Itu semua membutuhkan dana lebih, lho.
3. Perawatan Lebih Melelahkan
Merawat dan membersihkan rumah yang luas juga membutuhkan tenaga lebih. Misalnya kalau harus menyapu seluruh lantai yang begitu luas sendirian setiap hari, tentu bakal capek.
"Kalau misalnya mau punya rumah besar, harus mengerti bahwa harus punya ART. Nggak mungkin semuanya dikerjakan sendiri," tutur Denny.
4. Biaya Listrik Mahal
Kemudian, biaya listrik di rumah besar juga bisa tinggi. Ada lebih banyak perangkat elektronik yang mungkin dinyalakan, seperti lampu dan AC.
Itulah plus-minus punya rumah besar. Bagaimana, masih pengin punya rumah besar?
(dhw/das)
