Konsep hunian yang menenangkan dan nyaman semakin diminati oleh masyarakat. Ini tentunya bisa membantu membuat pikiran maupun badan relaks setelah beraktivitas di luar rumah.
Tak heran, banyak pemilik rumah mencari konsep hunian dengan prinsip-prinsip zen dan elemen-elemen menenangkan dari Jepang. Dilansir dari Better Homes & Gardens, seorang desainer bernama Yoko Oda mengakui mengakui minat pada interior Jepang sejalan dengan banyak tren desain populer beberapa tahun terakhir, termasuk Japandi dan gaya modern organik. Untuk di ruang tamu, Oda menggambarkan ruang tamu Jepang dengan kata-kata seperti damai, perlindungan, dan oasis.
Ada beberapa elemen yang biasanya ada di ruang tamu ala Jepang. Jadi, kalau mau membuat ruang tamu yang nyaman dan menenangkan seperti di Jepang, bisa cek informasi berikut ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terhubung ke Area Luar
Biasanya, rumah-rumah tradisional Jepang memiliki taman di tengah ruangan yang mengaburkan batas antara ruang dalam dan luar.
"Integrasi alam yang mulus ke dalam ruang hidup ini merupakan ciri khas desain Jepang," kata Oda, dikutip dari Better Homes & Gardens.
Kalau tidak memiliki taman di tengah ruangan, cukup dengan menaruh tanaman indoor di ruangan untuk menciptakan nuansa alami.
Material dan Warna yang Terinspirasi dari Alam
Unsur-unsur alami juga menjadi dasar estetika, misalnya seperti material kayu dan bambu yang menjadi sumber kehangatan dalam dekorasi Jepang.
Selain material, palet warna juga bisa memasukkan unsur alami ke dalam desain ruang tamu ala Jepang. Warna-warna netral yang alami seperti warna tanah bisa menjadi pilihan.
Desain Minimalis
Ruang tamu Jepang dicirikan dengan garis-garis yang bersih dan pendekatan minimalis sehingga tidak banyak perabotan. Perabotan berukuran besar juga tidak disarankan. Sebaiknya, pilih perabotan yang multifungsi, sederhana, dan warna yang netral.
"Singkirkan perabotan yang tidak perlu dan fokuslah pada ruang minimalis dan fungsional," kata Oda.
Ini termasuk dekorasi yang minimalis. Jadi kalau bisa pilih dekorasi yang juga memiliki fungsi lain. Menurut desainer Jarret Yoshida, konsumsi yang sadar dan dekorasi yang terarah ini merupakan bagian dari etos inti desain Jepang.
Prioritas Penggunaan Kembali dan Keaslian saat Membeli Barang
Yoshida menyarankan untuk meminimalisir pembelian. Jadi jangan membeli furniture cepat jadi atau membeli sesuatu hanya untuk memenuhi estetika saja.
Pakai Partisi Bambu
Untuk menutup jendela atau pembatas ruangan, disarankan menggunakan tirai bambu, lampion kertas, atau perlengkapan yang meniru kertas Washi.
"Layar Shoji, tirai Noren, kisi-kisi bambu, dan partisi portabel menawarkan privasi, kontrol cahaya, dan fleksibilitas untuk membawa alam ke dalam rumah," tutur Oda.
Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menciptakan ruang tamu yang menenangkan seperti hunian di Jepang.
(abr/das)
