Karpet bisa menjadi solusi ampuh untuk mempercantik hunian. Selain itu, karpet juga dapat memberikan rasa nyaman bagi penghuni rumah atau tamu yang datang.
Kini, ada banyak sekali karpet yang dijual dengan motif atau warna tertentu. Pemilihan warna yang tepat turut menambah bisa membuat hunian tampak lebih bagus dan estetis.
Maka dari itu, membeli karpet bukan hanya soal memilih bahan karpet yang berkualitas, tapi motif dan warnanya juga harus diperhatikan. Sebab, sebuah ruangan harus terlihat indah dan nyaman dipandang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah pakar interior membeberkan warna karpet yang dinilai sudah tidak cocok di zaman sekarang. Apa saja?
1. Warna-warna Cerah dan Neon
Warna-warna mencolok seperti hijau, oranye, merah muda, dan biru kehijauan sempat populer beberapa tahun lalu. Namun, warna tersebut kini sudah tidak digunakan lagi karena dinilai terlalu cerah dan mencolok.
Pakar interior Jill Greaves menyebut warna-warna hangat lebih banyak dipilih saat ini. Maka dari itu, ia menyarankan karpet yang berwarna hangat atau mengusung earth tone yang sedang tren.
"Nuansa hangat seperti kuning keemasan, cokelat kemerahan, dan cokelat tua kini sedang tren. Hindari warna merah terang yang mencolok untuk karpet di rumah," kata Greaves dikutip dari Better Homes & Gardens, Senin (30/3/2026).
2. Abu-abu
Banyak orang yang memilih karpet berwarna abu-abu karena dianggap netral. Namun, rona ini sebenarnya sudah membosankan dan membuat ruangan jadi terasa dingin serta kaku.
"Abu-abu dingin memang sudah ketinggalan zaman, sehingga masih bisa diganti dengan abu-abu yang lebih hangat dengan warna netral lainnya," ungkap Greaves.
Meski begitu, Greaves mengaku masih banyak orang yang memilih warna abu-abu untuk interior. Maka dari itu, ia menyarankan agar mengkombinasikan warna-warna pada ruangan agar terasa hangat.
3. Putih Cerah
Selain abu-abu, Greaves juga menganjurkan untuk tidak menggunakan warna putih pada karpet, termasuk karpet putih polos. Selain dianggap sudah jadul, warna ini lebih cepat kotor sehingga harus rutin dibersihkan.
"Kita sudah terlalu lama menggunakan warna putih! Saya rasa kita semua sudah bosan dengan ruangan serba putih dan ingin mencari sesuatu yang lebih hangat seperti motif yang menarik atau warna alami," ujarnya.
4. Krem
Sebagian orang menganggap krem merupakan warna yang cocok untuk interior rumah, tapi tidak dengan karpet di lantai. Desainer interior Emily Vaughan mengatakan warna ini sudah terlalu sering digunakan untuk interior, sehingga bisa beralih ke rona lain.
"Dengan banyaknya warna pada interior rumah saat ini, menggunakan karpet krem polos terasa seperti sangat disayangkan," papar Emily.
Kalaupun ingin memilih warna krem untuk karpet, sebaiknya pilih karpet dengan motif garis-garis atau berpola, sehingga tidak terasa membosankan.
5. Hitam
Satu lagi warna karpet yang dianggap sudah ketinggalan zaman, yakni hitam. Karpet dengan warna ini memang sempat tren beberapa tahun lalu, tapi sekarang sudah dianggap jadul jika masih dipasang di ruang tamu.
Jika ingin mencari karpet berwarna gelap, Greaves menyarankan pilih warna arang atau cokelat tua. Kedua rona ini masih dianggap netral sehingga masih bisa dipadukan dengan warna-warna cerah.
Itulah lima warna karpet yang dianggap sudah jadul. Semoga membantu!
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(ilf/abr)











































