3 Alasan Desainer Interior Tak Tempatkan Furniture Mepet Dinding

3 Alasan Desainer Interior Tak Tempatkan Furniture Mepet Dinding

Almadinah Putri Brilian - detikProperti
Minggu, 01 Feb 2026 18:18 WIB
3 Alasan Desainer Interior Tak Tempatkan Furniture Mepet Dinding
Ilustrasi furniture mepet dinding. Foto: Getty Images/iStockphoto/wuttichaijangrab
Jakarta -

Saat menata furniture atau perabotan rumah, sering kali ditempatkan mepet ke dinding. Tapi hal itu tidak dilakukan oleh para desainer interior.

Bukan tanpa alasan para desainer interior tidak menempatkan furniture mepet ke dinding. Salah satunya, menurut mereka, menempatkan furniture mepet ke dinding bisa memberikan kesan ruangan tidak seimbang.

Berikut ini beberapa alasan desainer interior enggan menempatkan furniture mepet dinding dilansir dari Good Housekeeping.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Komposisi Ruangan Tidak Seimbang

Kadang-kadang pada ruangan sempit, penghuni rumah menempatkan furniture mepet ke dinding karena tidak ada tempat lagi. Kalau seperti itu, yang paling penting tetap mempertahankan keseimbangan.

Jika sofa atau konsol televisi menempel ke dinding, cobalah menempatkan furnitur yang lebih kecil di berbagai sudut ruangan.

ADVERTISEMENT

"Di ruang tamu yang lebih kecil, menempatkan sofa menempel ke dinding tidak masalah. Terkadang Anda tidak punya pilihan. Cobalah untuk menyeimbangkannya dengan elemen lain dan tempatkan kursi aksen di ruang tersebut agar semuanya tidak menempel rapat ke dinding," kata Gabriela Eisenhart dari Silo Studios, dikutip dari Good Housekeeping.

Namun, jika Anda memiliki ruang yang lebih besar, para desainer menyarankan untuk mempertahankan jarak tersebut, meskipun hanya beberapa inci, agar ruangan tetap seimbang.

2. Ada Sisa Ruang di Antara Furniture

Kalau semua barang dipepetkan ke dinding, bisa ada ruang kosong di antara ruangan.

"Dengan semua furnitur berukuran besar diletakkan menempel di dinding, ruangan akhirnya terasa seperti memiliki ruang kosong di tengahnya. Selain itu, seringkali sofa berada terlalu jauh dari meja kopi, kursi berlengan, dan lain-lain," kata Amelia Strat dan Anna Kroesser dari Kroesser + Strat Design.

3. Percakapan Jadi Terbatas

Jika menempatkan sofa dan tempat duduk lainnya menempel ke dinding, bisa membuat percakapan tidak mengalir dengan baik. Sebab, tempat duduknya berjauhan karena menempel dinding.

"Menciptakan ruang antara furnitur dan dinding mendorong aliran yang lebih baik dan tata ruang yang lebih fungsional," kata Steph Schlegelmilch, pendiri dan direktur kreatif Studio Seva.

"Selama ada ruang berjalan yang cukup, hal itu memungkinkan ruangan untuk bernapas dan terasa lebih terbuka sekaligus menciptakan suasana yang intim dan kondusif untuk percakapan," tambahnya.

Itulah beberapa alasan desainer interior tidak menempatkan furniture menempel pada dinding.




(abr/abr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads