Jakarta - Presiden AS Donald Trump berkali-kali mengubah tampilan Gedung Putih. Sejumlah ruangan hingga halaman berubah di era Trump. Seperti apa perbedaannya?
Before-After Gedung Putih Usai 'Didandani' Trump
Pada masa pemerintahan Joe Biden, ruang kerja presiden atau Oval Office dihiasi dengan potret para presiden terdahulu dalam bingkai emas yang sederhana. Di atas perapian, tanaman hijau menambah kesan segar dan asri.Β Lalu, lantainya dilapisi karpet berwarna biru. Foto: Reuters/Kevin Lamarque
Saat era Trump, dinding Oval Office terlihat semakin meriah. Ada sejumlah potret ditambahkan dalam bingkai lebih dekoratif. Bagian perapian pun ditambahkan ornamen emas serta dipajang deretan cawn emas. Kemudian, karpet lantai diganti dengan warna lebih kalem. Foto: Getty Images via AFP/ANNA MONEYMAKER
Dulu lorong di West Colonnade menuju Oval Office tidak ada dekorasi. Dindingnya polos, hanya cat berwarna putih. Foto: AP Photo/Carolyn Kaster, Pool
Sekarang lorong itu sudah didekorasi dengan ornamen emas dan potret presiden-presiden terdahulu. Foto: Getty Images/Win McNamee
Kamar mandi di kamar tidur Lincoln dulu terlihat sederhana dan disebut belum pernah direnovasi sejak 1940. Ruangan ini didominasi warna hijau sage. Foto: Donald Trump via Truth Social
Trump sudah merenovasi kamar mandi itu menjadi lebih mewah. Interior kamar mandi didominasi bahan marmer serta terdapat sentuhan warna emas. Foto: Donald Trump via Truth Social
Gedung putih punya taman penuh rerumputan hijau yang disebut Rose Garden. Taman ini biasa digunakan untuk konferensi pers dan berbagai acara. Foto: Getty Images/Drew Angerer
Trump mengubah rerumputan itu menjadi teras outdoor yang diberi nama baru "The Rose Garden Club. Alasannya, rumput sering kali dalam keadaan basah sehingga tidak cocok buat tamu yang menggunakan high heel. Foto: REUTERS/Jessica Koscielniak
