Jakarta - KAI menyiapkan hunian terjangkau bagi MBR di kawasan Manggarai. Proyek ini menyediakan 3.784 unit yang terintegrasi dengan transportasi publik.
Foto Properti
Wujud Rusun Subsidi Nempel Stasiun Manggarai, Ada 3.784 Unit
Pengunjung melihat unit contoh Hunian Terjangkau tipe 45 di Manggarai, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyiapkan pembangunan hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan Manggarai, Jakarta.
Proyek yang dikembangkan KAI Properti tersebut akan terdiri atas delapan tower dengan total 3.784 unit hunian. Pembangunan dilakukan di atas lahan sekitar 2,2 hektare milik KAI yang terbagi dalam Blok F dan Blok G.
Hunian ini mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan tempat tinggal dengan transportasi publik dan berbagai aktivitas perkotaan.
Lokasinya menjadi salah satu keunggulan utama karena berada sekitar 400 meter dari Stasiun Manggarai. Penghuni nantinya dapat menjangkau stasiun dengan berjalan kaki sekitar empat menit.
Selain hunian, kawasan ini dilengkapi 150 unit ruang retail, area pedestrian, ruang terbuka hijau, serta fasilitas komunal untuk menunjang aktivitas dan kenyamanan penghuni.
Seluruh unit dibangun dalam konsep rumah susun sederhana milik (rusunami) dengan tiga pilihan tipe, yakni tipe 28, 36, dan 45. Tipe 36 dan 45 memiliki dua kamar tidur, satu kamar mandi, ruang tamu, dan dapur, sedangkan tipe 28 terdiri atas satu kamar tidur, satu kamar mandi, dan dapur.
Hunian vertikal ini diharapkan menjadi solusi kebutuhan tempat tinggal di tengah keterbatasan lahan Jakarta sekaligus memberikan akses hunian yang dekat dengan transportasi publik, sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan efisien.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
