Jakarta - Pagar tinggi di sejumlah mal Jakarta memicu polemik. Pemprov DKI meminta ruang publik tetap terbuka dan mudah diakses masyarakat.
Foto Properti
Polemik Pagar Tinggi di Mal Jakarta
Warga melintas di samping pagar Plaza Blok M, Jakarta, Senin (3/8/2026). Β
Polemik pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta mencuri perhatian setelah beberapa mal memasang pagar besi yang mengelilingi area bangunan. Β
Di Plaza Blok M, deretan tiang besi berwarna abu-abu dan tembok putih tampak berdiri berdampingan dengan pagar lama berwarna hijau yang mengitari kawasan mal. Β
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan pemasangan pagar dilakukan untuk menata arus keluar masuk pengunjung agar lebih tertib sekaligus meningkatkan keselamatan lalu lintas di sekitar pusat perbelanjaan. Β
Keberadaan pagar tinggi di sejumlah mal, termasuk Plaza Blok M, kemudian menjadi perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pengelola pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, maupun kawasan usaha tidak memasang pagar secara berlebihan agar ruang publik tetap terbuka dan mudah diakses masyarakat. Β
Perbedaan pandangan mengenai pagar tinggi tersebut mencerminkan beragam pendekatan pengelola dan pemerintah dalam menyeimbangkan aspek keamanan, kelancaran, serta keterbukaan ruang publik di kawasan perkotaan. Β
